Hari ini, hari pertama aku mengajari dua cowok aneh dan nyebelin, siapa lagi kalau bukan Nash dan Cam?.
Aku menghampiri Nash dan Cam yang sedang mengemasi buku-buku yang berada dimeja. "Nash, Cam, kau tahu kan kalau hari ini kita akan belajar bersama? ah, aku tunggu di perpustakaan ya! Bye" ucapku yang sekarang sudah menginggalkan Nash dan Cam.
aku berjalan mendekati Ashley yang berada di depan Mading sekolah. "Ash, maaf ya, aku tidak pulang bareng kau. kau tahu kan kalau hari ini aku harus mengajari dua cowok aneh dan nyebelin itu!" cibirku.
"iya aku tahu, tidak apa-apa bella tidak perlu meminta maaf, ah ya! kau jangan mengatai Nash dan Cameron seperti itu! kau tidak tahu ya kalau mereka itu cowok terpopuler disini? Nash yang terkenal sangat ramah dan baik kepada semua perempuan, ah jangan lupakan senyumannya yang menawan itu! dan kalau Cameron terkenal playboy, dingin, suka mempermainkan perasaan perempuan! tapi, memang wajahnya sangat tampan" ucap Ashley dengan wajah yang berbinar-binar.
"begitu ya? aku sih tidak peduli mereka cowok terpopuler atau apa'lah itu. yang jelas mereka berdua sangat menyebalkan." ucapku.
Ashley berdecak. "Ah, terserah kau saja 'lah, yang terpenting itu mereka berdua sangat tampan! ah ya, kau mau ku antar sampai didepan perpustakaan tidak? sekalian aku ingin keparkiran" tanya Ashley.
"ah, ya boleh juga, lagi pula aku 'kan tidak tahu dimana perpustakaannya, Ash" jawabku.
Kami berjalan melewati lorong-lorong sekolah.
Ashley tertawa. "hahaha, bodoh! bagaimana sih kau ini! mengajak Nash dan Cam belajar bersama di perpustakaan, tetapi kau sendiri tidak tahu dimana letak perpustakaannya!"
"ah ya ya, aku tahu aku bodoh. oh ya omong-omong tadi kau bilang Nash dan Cameron sangat tampan disekokah ini? menurutku sih tidak hanya dia berdua, lihat saja Josh dari kelas sebelah, ia mempunyai wajah yang sangat sangat tampan dengan matanya yang berwarna hijau, dan jangan lupakan tubuhnya yang atletis itu." ujarku antusias.
Ashley tertawa lagi. "Hahaha yang benar saja Josh simata hijau kau anggap tampan dengan sifatnya yang sangat buruk itu, ah ya.. sayang sekali kau tidak tahu kalau dia itu penjahat kelamin, ah sekarang kau sudah tau itu. " kata Ashley sambil memainkan rambutnya. Aku terbelalak kaget dengan mulutku yang sudah Menganga lebar.
gimana bisa cowok seganteng Josh penjahat kelamin?! yaampun mending gue sama orang indonesia aja deh, yang manis-manis alim.
"aku tahu ekspresimu akan seperti itu Bella, dan sekarang kita sudah sampai di depan perpustakaan." Ucap Ashley.
"ah termakasih ya Ash" ucapku melambaikan tangan keAshley.
sampai ga sadar kalo gue udah didepan perpus. yaampun.
Aku membuka pintu Perpustakaan dengan perlahan, dan menutupnya dengan perlahan juga.
"Jadi, kau yang menungguku, atau aku yang menunggumu ha?". Aku terbelalak kaget mendengar suaranya, Ya kau tahu itu pasti Cameron!.
"ah.. ya maaf, aku.. ng.. tadi sempat mengobrol dengan.. Ashley.." ucapku.
"sudahlah aku tidak peduli." ucapnya yang sekarang meninggalkanku dan berjalan ke salah satu tempat duduk.
aku menghentakkan kakiku. "dasar cowok nyebelin!" ucapku berbisik. Dengan langkah malas Aku mengikuti Cam. dan aku baru teringat kalau hanya ada aku dan Cam disini, lalu dimana Nash?
"Cam, kau tahu dimana Nash tidak, Sed---"
belum sempat aku melanjutkan kata-kataku Cam sudah memotongnya.
"ia sedang dikepung oleh cewek-cewek cantik" ujarnya dengan wajah yang sangat Dingin.
"haaaa, bilang saja kau iri kan padanya karena Nash dikelilingi cewek-cewek cantik, hahaha dasar."
"cih, buat apa aku iri? kau bahkan tidak sadar ya, kalau aku sekarang bersama cewek cantik" ujarnya dengan senyum yang sangat manis. Aku melihat kanan kiriku mencari 'cewek cantik' yang diucapkan Cam, tetapi aku tidak menemukan seorang cewek disekitarku.
"dasar bodoh" ucap Cam.
aku kebingungan dengan ucapannya, maksudnya apa dia mengataiku bodoh?!
. "hei! maksudmu apa mengatai ku bodoh?! aku tidak mengerti, disini sama sekali tidak ada cewek selain aku.."
"kau memang bodoh, makanya kau tidak mengerti kalau disini cewek yang kumaksud cantik itu adalah.. ugh sudahlah" ucapnya dengan pipi yang memerah, sangat lucu, aku bersumpah.
"disini cewek yang kumaksud cantik itu adalah.."
astaga!
Detik selanjutnya pipiku memerah, sangat merah. aku baru sadar kalau disini hanya aku cewek, dan apakah maksudnya ia 'cewek cantik' itu, aku?! yaampun! bodoh, bodoh!
krieeek
aku menoleh kearah pintu. dan yang kutemui itu, Nash dengan baju yang sangat tidak rapi, yang sekarang berlari menuju arahku dan Cam.
"ah maaf sudah membuat kalian menunggu, tadi aku ada sedikit masalah dengan cewek-cewek dilapangan, hehe" katanya sambil mengancungkan 2 jari atau 'peace'
"ya aku tahu, yasudah'lah duduk dan keluarkan buku kalian" ucapku.
Selama aku mengajari mereka, Nash sangat antusias belajarnya, sedangkan Cam, ia tidak banyak bicara saat aku menyakan mereka tentang apa yang dipelajari, dan sekarang aku sedang menunggu mereka mengerjakan soal yang aku berikan.
"Aku sudah selesai Bella!" aku menoleh kearah Nash. woa, cepat juga.
"ah.. benar semua! ternyata kau pintar juga ya! ucapku dengan senyum bahagia, karena sebentar lagi aku pulang, bukan karena Nash pintar.
"kau bagaimana Cam? apakah sudah selesai?" tanyaku.
"ya, lihat saja"jawabnya cuek. huh.
"hm, wow, kau mengerjakannya dengan cepat dan benar semua, lalu bagaimana kau tidak mengisi pada saat test?" tanyaku.
"tentu saja aku malas, sudahlah aku ingin pulang, bye" ucapnya meninggalkanku dan Nash berdua.
pluk
aku melihat tangan Nash diatas Kepalaku. "apasih?" tanyaku. Nash tersenyum memandangi Cam dari jauh, "dia memang seperti itu, kau jangan sakit hati ya karena perkataannya yang sangat cuek dan terkesan dingin" ucapnya.
"ah ayo cepat bereskan peralatanmu, kita pulang, aku tahu kau akan pulang sendiri, biarkan aku mengantarmu pulang kerumah, oke?" lanjut Nash.
"o..ke" ucapku sambil memasukan peralatanku.
Dua hal yang kupelajari hari ini mengenai Nash dan Cam. Nash yang mempunyai hati lembut, dan ramah. Dan Cam, ucapannya yang selalu dingin dan membuatku blushing disaat yang bersamaan.
-----
a/n.
gue gatau harus bilang apa sama kalian yang udah nuggu cerita ini (padahal gaada yang nunggu oksip) . gue berterimakasih yang udah ngevote! dan juga minta maaf karna gue lamaaaaaaaaaaaaa banget updatenya!! maaf ya huaaaa. sumpeh gue bener bener kayak vacum wattpad gitu akir akir ini gara gara tugas huuuuaaaa. btw ini gue udah mengusahakan untuk panjang, tapi ada nya ini dan ini sediikit keluar dari plot huaaaahhh. oh iya, maaf nih kalo ada typo atau apa gitu hehehe. daaan sepertinya cerita ini gak sampe 10 part deh, paling dua part lagi udah selesai, karna emang gamau panjang panjang huahahhaa. udah deh ye ini kayaknya banyak amat author notenya wkawkkakwa. sekali lagi makasih Vote , Comment-nya!
02/09/2014
YOU ARE READING
Amour Pic
FanfictionKehidupan yang tenang sebagai murid SMA selalu menjadi dambaan Ammabella Claire. Namun gara-gara terlambat dan tersesat, Bella terpaksa harus bertemu si Playboy dan si monyet pada hari upacara penerimaan murid baru. ketenangan Bella kian menjauh saa...
