prologué

34 7 0
                                        









"kamu yakin, sayang?" mama natep lo sedih, terlihat dari matanya yang berkaca-kaca. "kalo kamu belum siap, biar mama yang gantiin kamu"

















lo mengangguk mantap. "(y/n) yakin ma, jangan khawatirin (y/n)" kemudian lo mengecup pipi mama. "aku pergi ma"














"hati-hati sayang" mama melambaikan tangannya ke arah lo. lo cuma tersenyum.



































"kamu terlambat lima detik"













sosok tampan itu berkacak pinggang di hadapan lo, membuat lo semakin muak liat wajahnya.







"sumpah? telat barang lima detik pun gaboleh?" lo mendelik, tidak terima akan perkataan pria tampan tersebut.

















"gak, karena kamu asisten pribadi saya, dan kamu gaboleh ngebantah sedikitpun perkataan saya"

"gak, karena kamu asisten pribadi saya, dan kamu gaboleh ngebantah sedikitpun perkataan saya"

Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.


gue kurang yakin sama yang ini deh..

Assistant | TenOnde histórias criam vida. Descubra agora