Zie...
Langkahku terhenti
Terkagum pesona alismu
Dan garis melengkung di areal indahmu
Bibirmu...
Yang ku hafal lekukan kala kau lafalkan angka angka di pikiranku
Zie pangeranku...
Yang terpenjara kesibukan tak berkesudahan
Meminang lelah saat fajar datang
Menghatur keluhan pada sajadah malam
Zie ....
Aku menunggumu.
berwarna pelangi namun tak membias padaku
YOU ARE READING
Zie
PoetryDia... Meniup ruh cinta Menenggelamkan asa bersama Menyanyikan lirik lirik bahagia Dia... tetap disini dendangkan syair cinta Utus suka memenuhi jiwa Aku... Dan dia Terhanyut dalam ombak rasa percaya
