Bagian I

8 1 0
                                        

Saat rintikan hujan mulai menyapa bumi, aku hanya bisa menatap gelapnya langit. Entah mengapa malam ini rembulan enggan tuk menampakkan dirinya. Rasa gelisah mulai menyelimuti jiwa ini, terlebih lagi saat ku ingat tentangnya. Dirinya yang tak sengaja ku lepas untuk orang lain, mungkin sekarang dia telah menemukan sandaran yang tepat.
Hmmm, hampir saja air mata ini ikut menetes menemani rintikan hujan yang sedang berbincang dengan bumi, tapi aku sadar untuk apa meneteskan air mata hanya karena cinta manusia, bukankah cinta yang sesungguhnya adalah cinta sang Pencipta?.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 01, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Gelap Tanpa RembulanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang