Cappuccino & Black Coffee
***
Terkadang ekspetasi tak sesuai realita. Kita yang sudah merencanakan metode untuk hidup kedepannya terkadang harus musnah begitu saja hanya karna satu realita yang tak sesuai. Sebenarnya hidup itu ada dua pilihan ada yang manis/bahagia dan ada yang pahit/duka.
Terlihat seorang gadis yang sedang fokus memperhatikan benda yang ada dihadapannya sambil sesekali meminum cappuccino kesukaannya. Gadis itu tak menghiraukan pelanggan lain yang datang dan menatapnya karena rasa iri, senang atau pun berdumel ingin berfoto dengannya.
Keyla Mentari Rastanti Ahmad, gadis berdarah asli jawa keturunan seorang musisi terkenal dan darah musisi itu sudah turun ke gadis itu sejak ia masuk SMP kelas 3. Umurnya sudah terbilang mantap untuk memiliki sebuah keluarga namun, ia tetap enggan untuk membuka hatinya kepada orang lain.
Kedua orangtuanya bercerai saat Keyla duduk di bang ku kelas 3 SMA dan akhirnya hak asuh dirinya jatuh ke tangan Rasti-Bundanya-. Kejadian perceraian itu lah yang membuat seorang Keyla Mentari terlalu takut untuk membuka hatinya.
Drrrtt..drrrttt... Keyla merasakan ponselnya bergetar disamping laptopnya, dengan reflek ia pun mengambil ponselnya dan melihat ke layar ponselnya.
1 pesan diterima
From : Bunda
"Sayang, cepet pulang nak. Anterin bunda kerumah temen bunda. Penting! Bunda tunggu 30 menit lagi yah"
"Hufttt" keyla pun menghela nafas panjang saat melihat isi dari pesan bundanya. Karena ia tau ujung dari percakapan dengan temannya adalah memperkenalkannya dengan anak lelaki teman bundanya. Namun ia tak ingin menjadi anak durhaka, ia pun membereskan peralatannya dan bersiap untuk pulang.
Sampai di mobil ia pun langsung pergi pulang. Dengan hati yang tak karuan ia pun turun dari mobilnya dan langsung disambut pelukan hangat oleh bundanya.
"Akhirnya kamu pulang! Ka Tika melahirkan dek. Kita kesana yaa" ajak Rasti dengan sangat antusiasnya.
"Iyah bun ayok, tapi aku ganti baju dulu yaa" ucap Keyla yang masih memeluk bundanya sambil berdiri.
"Ekhem" suara deheman itu membuat Rasti dan Keyla pun meleraikan pelukan ya dan mengalihkan pandangannya kearah suara tersebut.
"Aaaaa OMAAAAAA!!!" teriak Keyla dan langsung lari memeluk omanya.
"Aaaa Keyla kangen omaaaa bangettttt" ucaonya antusias dan dibalas tawa yang sangat menggelegar dari omanya.
"Aduhh kamu tuh udah besar masih manja ajaa dek. Oma juga kangen sama kekey" ucap omannya dan mencium pipi cucu kesayangannya itu, Rasti yang melihat itu hanya bisa menggeleng kan kepalanya.
"Yaudah oma key keatas dulu mau ganti baju. Mau nganterin bunda" ujar Keyla dan pergi meninggalkan Rasti dan omanya.
Sampai dikamar Keyla pun masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan badannya dan langsung mengambil beberapa potong baju dan satu hijab untuk dikenakannya.
Sekarang Keyla sudah siap dengan celana kulot berwana pink pudar dengan baju hitam panjang serta hijab dengan warna senada. Ia pun membalutkan sedikit pelembab dan lipstik untuk membuat wajahnya lebih fresh. Keyla pun turun dengan hills nya yang berwarna pink lebih pudar dari celananya dan menemui bundanya.
YOU ARE READING
Capp🍵ccino & Black C☕ffee (Update Everyday)
Romance*Keyla Mentari "Ku kira itu kamar ternyata Kulkas".. *Bintang Zereni "Kamu itu kunci dari hidup aku Key!! Aku mohon kamu jangan pergi. Untuk apa kamu datang hanya untuk menghancurkan aku?" --------- Terkadang ekspetasi tak sesuai realita. Kita...
