Nama ku anggelica birlian, yang biasa dipanggil angel. mamaku menamaiku anggellica yang anggel artinya malaikat yang selalu menolong orang dalan keadaan apapun dan birlian yang artinya berlian yang tetap bersinar walaupun di tempat gelap. Mama ku selalu ingin aku tetap tersenyum dalam keadaan apapun, tapi sayang semuanya tidak sesuai harapanku, mamaku meninggalkan ku sejak usiaku berumur 9 tahun dan papa ku yag tidak pernah terlihat oleh ku dari kecil. Dan yang katanya mama ku meninggal yang sangat aneh, dengan kulit yang cukup pucat dan suhu tubuh yang cukup dingin, dan di nyatakan bawah mamaku mati oleh seorang vampire, sungguh aku tidak percaya, sedangkan fampir hanya ada di dongeng-dongeng. Sekarang usiaku sudah berjalan 15 tahun yanng sekarang aku akan memasuki kelas SMA 1. Sejak kepergian mamaku, aku yang dulu sering tersenyum sekarang hanya selalu terdiam dan memikirkan bagaimana aku hidup tanpa kedua orang tua ku, mungkin saja aku bisa hidup tanpa papa ku namun tidak tanpa ibuku, bagi ku ibuku adalah segalanya. Sekarang aku hanya tinggal bersama dengan sahabatku yang bernama michelle tania yang di panggil chelle. chelle adalah sahabat aku dari kecil hinggah sekarang, dia sangat bai, bahkan dari dulu sampai sekarang aku tinggal di rumahnya chelle, chelle hanya mempunya mamanya, karena papanya sudah meninggal sejak usinya 10 tahun, sejak papanya chelle meninggalkan chelle dan mamanya, kehidupan mereka menjadi semakin sulit, mamanya sekarang hanya bisa bekerja sebagai penjahit baju
Aku dan chelle selalu melakukan sesuatu bersama, bahkan kita berjanji untuk tidak saling melupakan ketika kita sudah sukses nanti. Bagiku chelle adalah sahabat sekaligus saudaraku sendiri, dan sebaliknya chelle juga mengganggapku juga sebagai seorang sahabat sekaligus saudara. kita sering sekali melakukan hal-hal konyol. Umur chelle tentu saja sama denganku, hanya saja umur chelle lebih tua dari ku 2 bulan, chelle lahir pada 15 september 2003, sedangkan aku lahir pada 15 november 2003. yahhh walaupun umurku lebih muda dari chelle 2 bulan, tapi tentu saja aku lebih tinggi darinya.
Besok adalah hari pertama aku dan chelle memasukki kelas SMA 1. dan sekolah yang akan kami masuki itu adalah sekolah yang kami berdua idam-idamkan. Nama sekolah itu adalah sekolah Internasional school charm yang dikatakan sekolah itu adalah sekolah yang terkenal bagusnya di korea dan sekolah itu sekolah termahal. Awalnya aku dan chelle sangat tidak percaya bahwa kita benar-benar akan memasuki sekolah itu, yaitu sekolah Internasional school charm. kita memasuki ke sekolah itu dengan tidak mengeluarkan uang sepeserpun yaitu bahwa kita mendapatkan beasiswa. Aku dan chelle sangat senang sekali dan kita memutuskan setelah kita memasuki sekolah itu kita akan lulus dengan hasil yang terbaik dan tidak akan ikut campur urusan orang lain. Aku dan chelle ingin menggapai cita-citaku yaitu kalau aku ingin menjadi dokter dan chelle ingin menjadi suster. Kita ingin menjadi dokter dan suster karena kita ingin membantu orang yang sedang kesusahan, seerti yang mamaku katakan bahwa mereka menamaiku sebagai seorang malaikat, dan aku akan mewujudkan itu.
Tepat di hari pertama aku akan memasuki sekolah, kata pada sibuk dengan kegiattan kita masing-masing yaitu membereskan buku dan alat-alat tulis sekarang. sekarang sudah menunjukkan pukul 06.30. Kita hanya punya waktu 30'dari sekarang karna sekolah kita masuk pada pukul 07.00. Dan tentu saja untuk hari pertama kita masuk sekolah sekarang kita akan telat, karena jarak rumah chelle membutuhkan waktu 30' untuk sampai ke sekolah, sedangkan mungkin kita akan makan terlebih dahulu sebelum berangkat karena mama chelle tidak akan membiarkan kita berangkat dengan perut kosong, mungkin saja kita memerlukan waktu 10' untuk makan, setelah semuanya selesai kita pun berangkat
Diperjalanan *06.45* *anggelica*
"chelle, kayaknya gue melupakan sesuatu deh" sahut gue dengan sedikit senyuman "aduhhh angel, apalagi sih yang lu lupa, selalu saja merepotkan gue, lu tau kan sekarang udah jem berapa, bisa-bisa kita telat nih, walaupun kita gk balik ke rumah lagi aja kita bakalan telat" jawab michelle dengan sedikit kesal "ya...gue tau, tapi ini maalahnya yang ketinggalan dasi gue, masa iya gue ngak pake dasi di hari pertama gue masuk sekolah, ayolah chelle" jawab gw dengan sedikit rayuan "oke-oke, untung aja elu sahabat gue" jawab chelle dengan sedikit senyuman yang paksa sambil mengendarai motor balik ke arah rumah "lu emang sahabat gue yang paling baik" sahut gue sambil memeluk bagian belakang chelle yang sedang mengendari motor, gue emg orangnya ngk bisa mengendarain motor maka dari itu chelle yang ngendarainnya, dan gue tau di balik sifat chelle bahwa dia sangat peduli sama gue, buktinya aja dia sekarang rela balik ke rumah lagi demi gue ngk diomelin di sekolah yah...walaupun kita bakalan ketelatan,dan hanya chelle yang bisa ngertiin gue dalam keadaan apapun, gue tau gue orangnya teledor dan ceroboh, tapi chelle dan keluarganya yang hanya bisa ngertiin gue, pokoknya bagi gue mereka yang paling the best
Di sekolah *07.30* *anggelica*
kita melihat semua murid-murid yang berada di lapangan yang hendak memasuki ke kelas mereka masing-masing. mereka kelihattannya habis selesai upacara. Dan hanya kelas 1SMA yang masih di dalam lapangan bersama anggota osis yang akan menjalankan MPLS. Dan sedangkan kami yang baru saja masuk ke dalam gerbang sekolah yang di lapisi dengan pagar putih, kami sambil mengendarai motor yang bekas peninggallan papanya chelle. Ketika kedatangan kami semua murid-murid yang berada di lapangan hanya tertawa-tawa melihat kita, dan kita sangat tahu kenapa mereka pada menertawai kita, mereka menertawai kita dikarenakan kita yang mungkin saja mengendarai motor bekas sedangkan mereka mengendarai mobil, tetapi kami hanya menghiraukannya karena kita kesini cuman untuk lulus dan mendapatkan nilai yang terbaik. Seketika ketawa mereka berhenti ketika mendengar satu dari anggota OSIS berteriak menyuruh mereka berhenti dan meminta untuk mereka tetap tenang.
Semua murid-murid di suruh berbaris dengan rapih oleh para osis. gw dan chelle berbaris di barisan yang berbeda, karena chelle termasuk murid yang pendek dan gw termasuk murid yang tinggi. Tepat di sebelah gue terdapat anak perempuan yang sedag baris sembari menundukkan kepalanya dengan wajah yang cukup menyedihkah. disitu gua sedikit heran dan bertanya pada diri gw sendiri, dia kenapa?apakah dia sedang sakit? ataukah di sekolah ini suka membully? ataukah sekolah ini horol? semuanya muncul dalam pikiran gue, tiba-tiba semua yang ada di dalam pikiran gue semuanya hilang karna mendengar suara teriakkan dari salah satu OSIS yang menyuruh gue tetap fokus dalam kegiattan MPLS ini
Istirahat *09.00*
"kringgg......." bel istirahat pun berbunyi, semua murid di suruh osis untuk beristirhat 30', sedangkan gue langsung menarik tangannya chelle ke sebuah tempat yang sepi, dan disitu gue bertanya padanya tentang perempuan yang berdiri di sebelahnya tadi. Tetapi chelle tidak menghiraukannya dan dia berkata yang membuat aku semakin penasaran tentang anak perempuan itu, chelle berkata bahwa mana ada murid sekola yang baru masuk di hari pertama sekolah dengan wajah yang menyedihkan, seharusnya kan dengan wajah yang menyenangkan. sebenarnya gue ngk mau ikut campur dalam masalah itu, cuman ntah kenapa hati gue berkata lain, hati gue merasakan bahwa anak perempuan itu menandakan bahaya.
di dalam kelas *09.30*
"kringgg......" lagi-lagi bel sekolah berbunyi yang menunjukkan bel masuk. Semua murid-murid kelas 1 SMA disuruh masuk ke kelasnya, karena ada sedikit pengumumman. Dan tanpa kusadari ada tiga kakak kelas OSIS yang memiliki sifat yang sangat dingin, dia tidak pernah tersenyum dan tidak mengucapkan kata-kata apapun dalam MPLS ini, bahkan gue sempat binggung, bagaimana orang seperti dia bisa masuk ke dalam anggota osis. Didalam ruanggan ini semua OSIS sempat memberikan pengumumman tentang apa yang besok harus di bawanya,dan mereka juga memperkenalkan diri mereka masing-masing, ternyata nama dari ketiga orang itu adalah trigo berliev, albertd scyon dan dets gibrlan. Mereka juga mengatakan bahwa hari ini kita akan pulang lebih cepat, tentu saja aku dan chelle sedikit kecewa dengan perkataan itu, karena sebenarnya kita ingin lebih lama disini.
Pulang sekolah *12.00*
"kringgg......" bel pulang sekolah pun berbunyi semua murid-murid bersiap-siap untuk pulang. akhirnya gue dan chelle pergi berjalan keluar, dan gue sambil membawa sebuah pop ice yang baru saja gue beli tadi, dan tanpa sengaja gue menyenggol dan menumpahkan pop ice gue pada sesorang lelaki yang ternyata dia salah satu orang yang memiliki sifat dingin itu yang bernama trigo berlive, dan ternyata bukan hanya dingin, bahkan suhu tubuhnya pun juga cukup dingin. Tentu saja dia sangat marah sama gue walaupun dia tidak menunjukkan kemarahannya namun gue tau bahwa dia sedang marah karena dia hanya menatap gue dengan muka dingin
"bug" tiba-tiba trigo menghentakkan tangannya ke tembok di dekatnya sambil mendorong gue dan mentap gue dengan tatapan yang tajam dan hiteris.
*pengen tau kelanjuttannya? tunggu saya di waktu berikuttnya saya akan post cerita yang selanjutnya*
*author*
thanks yang sudah meluangkan waktunya untuk baca, jangan lupa vote dan komennya ya...
YOU ARE READING
strangge man
Romanceinilah kisahku, dengan pertemuan yang singkat yang membuatku tak bisa berhenti memkirkannya, bahkan bahwa kutahu semua, aku bahkan tak bisa menganggap bahwa dia adalah musuhku. semuanya berjalan dengan cepat hinggah aku tak bisa mengucakpan selamat...
