Gadis itu hanya tersenyum jika ada yg mengganggu nya.
Smua masalah nya ia tutupi dengan senyum an.
Aku tau ia tertekan, aku tau apa yg ia tutupi, aku tau segala nya.
Ia selalu berkata aku baik baik saja pada orang yg kawatir pada nya. Ia menutupi kesedihan dan rasa sakit itu sendiri.
Kenapa? Aku sangat ingin membantu mu!
Tapi kau hanya tersenyum dan menggeleng laku pergi.
Tidak!
Kau tak baik baik saja!
Your only say I'M FINE..
Part 1
Author pov
Laki laki berkulit putih dan berambut hitam ini melihat gadis cantik yg sedang di cemooh oleh sekumpulan gadis bermake up tebal. Ia mendengar smua nya.
"Heh cupu! Lo kenapa tadi nabrak gue!" kata Irene sambil dorong bahu gadis itu.
"Anieyo seonbae, aku tak menabrak mu" bela gadis itu lembut dengan senyuman. Lima gadis itu menatap Na Ra remeh dan sengit.
"Tidak apa nya?! Jelas jelas kau menabrak ku saat berjalan tadi!" NaRa hanya tersenyum dan membungkuk sebentar. "Kalau akubsalah mian hae seonbae" ucap nya lembut membuat 5gadis itu kesal.
"Cih! Minta maaf saja tak cukup!" Seulgi menumpahkan jus kotak yg ia pegang tepat keatas kepala Na Ra. Na Ra tersenyum. "Dasar gila!" ucap Joy dan mereka pun pergi setelah mendorong dan menoyor kepala gadis itu.
Na Ra tersenyum dan berjalan ke loker nya.
..Dilain tempat..
Suga menatap 5gadis dihadapan nya sengit. Ya! Dia menghadang kelima gadis itu setelah Na Ra pergi. Bukan nya takut mereka malah tersipu malu. Membuat Suga jijik. "Dasar jalang! Kenapa kalian mengganggu Na Ra?! Cih! Ini peringatan! Kalau kalian mengganggu nya lagi aku tak akan segan segan membuat kalian jatuh" ucap Suga dan pergi dari situ setelah membuat kelima gadis itu kesal.
Skip 05.00
Waktu menunjukan agar kegiatan mengajar belajar berhenti. Membuat semua siswa kembali kerumah masing masing atau ingin nongkrong. Lain dengan Na Ra. Gadis itu malah mengambil sapu dan tangki di ruang kebersihan dan membersih kan kelas nya.
Tak lama ada tujuh laki laki memasuki kelas nya membuat Na Ra memasang wajah datar. "Hai noona!" sapa Jungkook membuat Na Ra tersenyum dan kembali menyapu. "Hei Na Ra kau sombong sekali!" ucap Jimin dan saat ingin menyentuh bahu gadis itu Suga langsung menepis nya keras.
"Jangan sentuh dia!" bentak Suga dingin membuat yg lain menagan tawa nya. "Wow wow! Calm down hyung, aku hanya menyapa nya" bela Jimin membuat Suga menatap nya ingin menerkam pria yg adalah teman nya itu.
"Hai Na Ra" sapa Taehyung dan Jin. Na Ra lagi lagi hanya tersenyum dan buru buru menyelesaikan acara menyapu nya. Setelah selesai Na Ra pergi begitu saja. Suga menatap Na Ra khawatir. "Temani dia hyung" ucap Jungkook sambil menepuk punggung hyung nya. "Dari jauh" timpah Jin yg menyadari Na Ra selalu menjauhi mereka. Mungkin karna mereka bad boy.
Suga memandang teman teman nya dan pergi sambil menenteng tas nya yg kosong.
..~~~..
'Kenapa sih mereka selalu mengganggu ku, dasar!'
Na Ra berjalan santai menuju rumah nya. Walau agak jauh tetapi ia tetap berjalan kaki, dan memang ingin. Suga menatap gadis itu dari jauh. Na Ra yg sadar langsung berbalik. Secepat kilat Suga mengumpat dibalik tong sampah. Na Ra menatap tong sampah itu datar.
"Kenapa? Apa istimewa nya aku? Kenapa kau begitu mencampuri hidup ku? Kenapa?" tanya Na Ra lirih membuat Suga per lahan keluar dari tempat persembunyian nya dan mendekat. Tak terlaku dekat, sekitar setengah meter.
"Kenapa?" ulang Na Ra. Suga menatap Na Ra sedih. Ia sendiri tak begitu mengerti dengan apa yg ia lakukan selama ini. "A-aku juga tak ta-"
"Kau selalu jawab begitu! Kalau kau merasa kasihan pada ku sebaik nya tak usah! Kau membuat ku tambah merasa menyedihkan! Jangan campuri urusan ku!" bentak gadis itu. Suga menatap mata Na Ra dalam. "A- mungkin aku suka pada mu" ucapan Suga membuat Na Ra mendecih. "Berhenti lah basa basi!" Na Ra berbalik dan pergi. Suga menatap punggung kecil milik Na Ra nanar.
'Aku tak akan melepaskan mu begitu saja!"
Tbc..
Neks? Jangan nyesel ya./.. Vote and comment ok?!
YOU ARE READING
Im Fine
FanfictionAku hanya diam. Ia melamunkan sesuatu, gadis itu. Adalah masa lalu ku, yg kabarnya telah tiada kini kembali lagi. Dia, dia cinta pertama ku-Suga
