Kisah ini dimulai sejak Aku(penulis),lulus dari sekolah menengah pertama(SMP).
SMP 16, sekolah indah penuh kenangan,,sayangnya ditempat ini aku harus berpisah dengan temanku.. guruku.. dan juga kisah cintaku.
3 tahun telah berlalu..
Sekolah kami mengadakan study tour ke dufan. Kami, aku dan laila setuju untuk bertukar hadiah sebagai tanda perpisahan..
Oiyah.. Laila adalah temanku di kelas IX,sekaligus orang yang aku suka.
Menurut kabar burung yang beredar Laila juga suka denganku itu yang membuatku lebih ceria setiap harinya.
Singkat cerita terjadi gesekan kecil pada hubungan kita.. apa sebabnya aku tak tahu,
Sehingga tibalah waktu study tour...
Saat menunggu bus,semua murid sibuk dengan pacarnya..
"Furqon..? Sendiri aja.. yang laen mna?"Sapa temanku bani..
"Gatau.. belum pada dateng kali" jawab saya.
"Akhir-akhir ini kamu pendiem.. ada masalah? Ooohh gada uang jajan yah haha" ejek bani.
Disaat bani habis-habisan ngejek datang suara nyaring dari knalpot satria warna putih mendekati kami... ngeeengg... iiiikk.. dia turun dari satria nya dan menyapa."ban.. fur.. lagi pada ngomongin apa? Seru banget kayaknya" ucap Andy
"Ga ko cuma lagi becanda.. yakan Fur?" Jawab bani.
"IIiya...."jawab saya terpaksa.
"Owh.. si Fat mana?" Lanjut andy
"Itu kayanya mau kesini".sigap bani.
"Hey bus nya udah dateng cepet-cepet,aja ngobrol bae" teriak Fat dari jauh sambil diselingi bahasa jawa..
Kami bergegas naik bus.. tepat di pintu masuk saya berdiri melihat kearah penumpang.. ternyata dia tidak ada di dalam..
Saya cari tempat duduk.. dan saat di absen,benar saja Laila tidak ada di bus,, saya khawatir dia kenapa-kenapa.. walau kami sedang bertengkar tapi rasa cemas saya tidak harus hilang..
Bus pun mulai berjalan dan dia belum juga datang,rasa cemasku semakin bertambah saat bus sudah sekitar satu kilometer jauhnya dari posisi sekolahku..
Akupun merasa bersalah.. aku sangat yakin alasan dia tidak ikut karena pertengkaran kita..
Berjam-jam di bus sampailah kami di tempat tujuan.. kami turun dan... tunggu..
"Itu laila..??"(ucapku dalam hati).
bersambung.....
CZYTASZ
asa temanku
Losoweseorang anak yang mesantren karena himpitan ekonomi.. berjuang merubah keadaan hidupnya Mencari bukti kesungguhan adalah kunci sukses..
