Cerita ini berawal dari aku dan dia yang berstatus masih pelajar SMK. Sebut saja nama dia raka meskipun nama asli nya bukan itu,tapi yang ku tau "raka" adalah sebutan sayang dari keluarga nya.
Cerita ini juga aku ambil dari pengalaman sederhana ku yang terjebak oleh adik kelas dengan cinta yang sebenar nya.
Singkat saja ini part pertama ku yang akan aku beri judul "Masa Pendekatan" .
Sebelumnya perkenalkan namaku Rara Shaqueena, sebut saja aku Rara. Aku anak pelajar kelas 3 SMK yang sebentar lagi harus mengikuti masa-masa pulang sore karena harus bimbingan.langsung saja ya akan aku perkenalkan semua kisah tentangku.
Tepat pada pagi hari, entah hari apa yang ku tau aku akan pergi ke kantin sekolah dengan temanku untuk membeli makanan, disana ada beberapa laki-laki yang sedang di hukum oleh guru piket membersihkan sampah di halaman sekolah.
"Hai teh,salam nya dari Ardi" kata satu orang laki-laki.
Aku hanya membiarkan nya saja karena aku tau yang mengatakan itu seorang adik kelas.
Aku bukan so jaim ataupun wanita sombong hanya saja aku tidak begitu respon terhadap laki-laki.
Waktu terus berganti sampai aku bertemu lagi dengan sosok adik kelas yang telah hari lalu aku temui, aku hanya berjalan melewati nya tanpa banyak kata tapi dia tetap saja berkata kepada ku "Teh kamu orang mana?" sapa dia.
Aku jawab pertanyaan dia dengan nada dingin "Singaparna" . Ku kira setelah mendapat nada ketus dan dingin dia akan berhenti berbicara tapi ternyata dia kembali memberikan pertanyaan "Teh Rara pulang sekolah nya saya anterin ya?" memang benar-benar adik kelas yang tidak sopan. Aku kembali menjawab "Ga usah" dengan nada jutek ku.
Akhir nya aku pun meninggalkan dia dan segerombolan teman nya yang ku tau mereka se-gank.
Aku tak pernah membayangkan akan terjadi apa-apa dengan adik kelas itu, nama nya saja aku tidak tahu tapi akhirnya teman ku memberi tahu bahwa nama panggilan nya adalah Raka.
Keesokan hari nya, entah ini kesengajaan atau ini memang rencana Allah yang telah disusun agar kami berdua bertemu kembali.
Perutku terasa berbunyi pertanda cacing-cacing ingin meminta makanan.
Bel istirahat berbunyi, aku dan temanku pun pergi ke kantin sekedar membeli makanan, tapi dia adik kelas yang kemarin menyapaku ada lagi muncul di hadapanku "Teh Rara kata Ardi salam nya" lagi-lagi ini laki-laki menjual nama orang untuk berbicara kepada ku "iya waalaikumsalam" aku menjawab nya dengan nada sopan. Saat aku mulai meninggalkan kantin dan berjalan menuju lorong sekolah ternyata dia berteriak dengan mengatakan "Teh Rara I LOVE YOU" entah berasal darimana juga saat dia mengatakan kata itu hati ku turut senang dan aku mulai tersenyum tetapi aku tidak berani monolehnya.
