Kuntilanak

3 2 0
                                        

Kuntilanak

Seorang wanita cantik yang sedang duduk sendiri sebuah di taman tanpa ditemani seseorang, seorang wanita bernama Susi mengenggam handponenya yang sedang menunggu seseorang, beberapa lama Susi menunggu di sebuah taman tiba-tiba ada seorang lelaki yang mendekati Susi.
“Kamu dari tadi nunggu yah sayang.” Ucap seorang lelaki
“Iya aku dari tadi nungguin kamu tahu, kok kamu lama sih.” Ucap Suci
“Maaf sayang aku lagi sibuk nih, banyak yang harus aku selesaikan di kantor.” Ucap seorang lelaki
“Kok kamu sibuk terus sih.” Ucap Suci
“Iya..iya maafkan aku, kok kamu tumben ngajak ketemu di taman ini sih.” Ucap seorang lelaki
“Aku mau ngomong Dodi, aku lagi hamil anak kamu.” Ucap Susi sambil menunduk
“Apa? Hamil? Kok bisa sih.” Ucap Dodi
“Iya.. aku hamil Dodi, ini anak kamu, aku mau kamu tanggung jawab Dodi.” Ucap Susi
“Tanggung jawab kamu bilang, aku nggak mau, aku sudah tunangan sama Sari, kalau kamu masih cinta dengan aku, kamu gugurkan kandunganmu.” Ucap Dodi
“Apa? Gugurkan? Tidak, aku nggak mau gugurkan janin ini Dodi, dia itu anak kita.” Ucap Susi menangis
“Terserah kamu Susi, yang jelas aku nggak mau nikahin kamu.” Ucap Dodi
“Tapi Dodi, kamu sudah janji akan bertanggung jawab, kok sekarang kamu nyuruh aku gugurkan anak ini sih.” Ucap Susi menangis
“Maaf Susi, kamu jangan gangguin aku lagi, aku tidak mau berurusan dengan kamu dan janinmu itu sebelum kamu gugurkan anak itu.” Ucap Dodi
“Dodi jangan tinggalin aku Dodi, aku mencintaimu.” Ucap Susi
Di perjalanan pulang dari taman Susi selalu menangis, mengingat kata-kata Dodi untuk mengunggurkan janin yang telah di kandungnya. Susi tak tahu harus bagaimana sekarang. Sesampai di rumah Susi masuk di kamar dan menangis sambil memukul-mukul perut yang sedang mengandung anak Dodi. Susi pun mengambil handponenya dan menelpon Dodi, untuk menanyakan kabar Dodi, tapi Dodi justru marah dan menutup telepon dari Susi. Susi semakin menangis histeris dan berkeinginan bunuh diri.
Susi mengambil tali yang ada di laci kamarnya, lalu mengingatnya di wc, Susi pun menaruh kepalanya di tali dan menjatuhkan dirinya, akhirnya Susi meninggal dunia. Dodi yang merasa  ada sesuatu yang terjadi dengan Susi, Dodi pun pergi ke rumah Suci, saat Dodi sampai di rumah Susi, Dodi langsung mendobrak pintu kamar Susi, dan menemui jasad Suci di kamar mandi, betapa kagetnya Dodi melihat Susi bunuh diri.
Dodi pun membawa jasad Susi di sebuah hutan yang begitu gelap, lalu Dodi menggali tanah dan mengubur Susi, saat Dodi ingin mengubur Susi, Dodi berkeinginan untuk menyetubuhi Susi dalam keadaan meninggal setelah Dodi menyetubuhi Susi. Dodi  pun mengambil pisau dan menusuk perut Susi. Dodi pun mengubur Susi, setelah Dodi mengubur Susi, tiba-tiba ada suara wanita yang sedang memanggil-manggil Dodi. Dodi pun lari dan ketakutan, Dodi berlari menaiki mobil miliknya dan melaju kencang untuk pulang.

Saat Dodi mengemudi mobilnya tba-tiba ada seorang wanita yang begitu menyeramkan dengan wajah penuh darah, badan yang membusuk dengan punggung yang berlubang di lapisi dengan ulat. Dodi pun menghentikan mobilnya di tengah jalan, dan turun dari mobil. Dodi mencari orang tersebut tapi tidak ada seorang pun yang ditemui Dodi. Dodi pun menaiki mobilnya dan tiba-tiba muncul sosok wanita yang menyeramkan, dari belakang mobil Dodi. Dodi begitu kaget dan ketakutan.
“Susi..., maafkan aku.” Ucap Dodi
“Dodi... kamu jahat.” Ucap hantu Susi
Dodi yang tiba-tiba berlari dan turun dari mobilnya, Dodi yang takut melihat hantu Susi yang begitu menyeramkan. Tiba-tiba ada mobil yang menabrak Dodi, Dodi pun terlempar dan dipenuhi beberapa luka yang sangat parah. Lalu mobil ambulance membawa Dodi dengan cepat ke rumah sakit, saat di dalam mobil ambulance, Dodi tersadar dan melihat hantu Susi yang sedang duduk di sampingnya, Dodi berteriak-teriak ketakutan melihat Susi.
“Susi kamu jangan gangguin aku terus, aku minta maaf Susi.” Ucap Dodi
“Ada apa pak, tidak ada siap-siapa kok.” Ucap Suster
“Tadi aku melihat hantu suster.” Ucap Dodi
Suster itu hanya diam melihat Dodi, dan suster itu pun mulai merinding ketakutan, saat Dodi menceritakan melihat kuntilanak. Dodi pun dirawat di rumah sakit, tidak sampai di sini, Dodi masih di ganggu dengan hantu Susi.
“Kuntilanak..” ucap Suster belari dan meninggalkan Dodi di ruangan pasien seorang diri
“Suster... suster tunggu aku sus.” Ucap Dodi
“Dodi... kamu harus mati.” Ucap hantu Susi
“Tidak... Susi, kamu jangan lakukan ini kepadaku Susi, aku mohon.” Ucap Dodi
“Kamu harus mati sama sepertiku.” Ucap hantu Susi
“Pergi... pergi kamu dasar kuntilanak.” Ucap Dodi marah sambil melempar kursi ke arah hantu Susi.
Dodi berlarian dari rumah sakit dan dikejar oleh hantu Susi, tangan Susi mengarahke depan dan membawa sebuah pisau, hantu Susi ingin membunuh Dodi seperti dengan dirinya yang ditusuk dengan pisau, lalu Dodi mendengar suara anak bayi yang sedang menangis. Dodi melihat sekelilingnya, tidak ada siapapun hanya hantu Susi yang dilihat Dodi.
“Suara apa itu.” Ucap Dodi ketakutan
“Ini adalah anakmu Dodi.” Ucap Susi
“Tidak.. aku tidak memiliki anak, dasar hantu, pergi kamu, jangan gangguin aku lagi.” Ucap Dodi marah
“Kamu harus mati Dodi.” Ucap hantu Susi

Hantu Susi pun menghampiri Dodi, Susi yang masih mengenggam pisau dan mengarahkan pisau ke arah Dodi dan menusuknya, Dodi yang masih bernyawa berlari sambil menahan kesakitan. Hantu Susi selalu saja mengejar Dodi dan akhirnya Dodi memohon dan meminta maaf kepada Susi, tapi Susi tak memaafkan Dodi, sampai Dodi meninggal dan ikut dengannya.
“Pergi kamu.” Ucap Dodi
“Dodi ikutlah denganku dan anakmu, aku ingin kamu mati ha ha ha ha ha.” Ucap hantu Susi
“Tidak.. aku tidak ingin ikut denganmu.” Ucap Dodi
Susi pun marah dan membuat semua rumah sakit berantakan, angin yang begitu kencang membuat Dodi terlempar dan kursi yang terbang sendiri mengarah ke Dodi, hantu Susi semakin mendekat dengan Dodi dan Susi membunuh Dodi dengan mencekik leher Dodi dengan kaki Susi. Dodi pun meninggal, Susi yang bahagia melihat Dodi merasakan apa yang dirasakannya.




You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 15, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

HororStories to obsess over. Discover now