Hallo kalian para kutu buku, cerita ini adalah pengalaman peribadi saya yang saya pernah mengalaminya di seklolah setiap hari.
Nama saya Andrew saya mempunyai seseorang pacar yang bernama Arletta. Dia mempunyai banyak teman di seklolah dia suka membuat saya kesal dan suka membuat saya jealous. Dia mempunyai banyak teman cowo dan suka mesra-mesraan. Dia sangat dekat dengan teman nya dari pada sama saya. Dia suka bermain dengan teman saya dan teman dia juga, saya dan Arletta tidak terlalu dekat dia sekolah bahkan di chat kita suka bertengkar dengan hall-hall yang sepele. Arletta adalah cewe yang terbaik dan terperhatian yang pernah saya temui. Tetapi dia terlalu mendengar banyak gosip tentang saya dan mempercayainya, seperti saya mengandeng tangan cewe lain, bersenang senang dengan cewe lain dan cewe yabg dia tau itu sebenernya adalah teman saya yang bernama Dewinta. Padahal yang saya tidak ingat tentang hall-hall itu. Saya dan Arletta sudah balikan 2× sehingga kita sekarang terlihat sangat jauh. Teman teman Arletta sangat mendukung saya dengan Arletta.
Saya dan Arletta hanya sekedar teman curhat dan tiba-tiba saya suka karena dia terlihat perduli dan baik kepada cowo yang dia suka tapi Cowo yang dia suka tidak suka balik kepada Arletta dan cowo nya hampir mendembak Arletta.
Arletta adalah anak yang baik dan peduli kepada teman nya. Dia suka bermain basket dan membuat saya jealous karena dia suka memegang tangan cowo lain.
Arletta adalah anak yang suka makan tetapi dia tidak pernah gendut. Dia biasanya suka di jemput dengan teman nya untuk makan bareng.
Saya suka dengan Arletta karena dia kelihatan peduli dengan teman nya, Dia sangat cantik, Dan dia sangat baik
Tetapi saya biasanya tidak suka dengan dia karena dia terlalu dekat dengan teman cowo nya dan dia suka melebihi batas di belakang saya. Dia biasanya hanya membaca chat saya dan tidak di jawab. Saya ingin menjadi yang terbaik untuk Arletta karena dia adalah cewe yang saya kejar sudah lama. Saat saya biasanya mengucapkan "ily" ke dia, dia tidak jawab apa apa ato hanya bilang "iyaa" padahal saya ingin jadi cowo yang baik untuk dia dan menjadi cowo yang sweet untuk dia tetapi dia lebih dekat dengan orang lain.
Dulu Arletta suka membantu dekat dnegan orang lain hingga saya bisa berhububgan dengan cewe itu. Tetapi hubungan itu tidak brjalan dengan lancar karena setiap kali saya chat dengan cewe itu saya mereasa tidak nyaman dan saya suka memikirkan Arletta karena dia sudah baik dengan saya dan auka memberi saya nasehat.
Dulu saat saya dengan cewe itu yang bernama Isabel dia suka mengacangi saya dan dia suka mesra-mesraan dengan cowo lain dan saya cukup tau doang dan akhir nya saya diputusin oleh isabel karena dia bilang saya kurang untuk Isabel dan karena saya tidak peka.
Saya sangat sayang dengan Arletta saya merelakan apa sajah untuk dia tetapi dia tidak terlalu percaya dengan saya saya dan Arletta sangat jauh di sekolah bahkan hampir seharuan kita jarang ngobrol. Saya suka curhat dengan teman teman nya soal Arletta karena dia suka bilang saya bahwa saya suka bermain dengan cewe lain dan gandengan tangan dengan cewe lain bahkan dia sudah tidak percya lagi dengan saya. Saya dan Arletta beda satu tahun dia kelas 9 dan saya kelas 8.
Inti dari cerita ini adalah jangan lernah menyerah mengejar pasangan kalian atau orang yang kalian suka.
