Dia

5 2 0
                                        

Tahun ini adalah tahun terakhir ku di smp. Aku masih belum mengungkapkan perasaanku kepada Zahra. Dia adalah teman ku dari kecil,kami bertetangga sangat lama sekali dia jua sering mampir ke rumah ku.Dan aku harap tahun ini aku bisa menyatakan perasaanku pada nya.

"Kringg... Kringg... "Suara jam berbunyi.

"Jam brpa sekarang?" Noval sambil mengusap-usap matanya.

"WAHHH...sudah jam 7:30 aku telat!"kata Noval sambil berlari menganti pakainya.

Dia bergegas menuruni tangga.
Dan kemeja makan tapi dia hanya mengambil satu potong roti yang ada di meja makan dan tidak sempat pamit dengan adiknya.

"Kak-"kata adiknya yang sedang menyiapkan makanan tapi Noval keburu sudah keluar rumah.

Diperjalanan Noval lari sambil mengigit roti yang ada di mulutnya dan menyeberangi lampu lalu lintas yang masih hijau dan ada mobil lewat dengan cepat menabrak Noval.

Brakk

"Aduhh, sakit sekali kenapa aku bisa sampai ketabrak lagi."kata Noval sambil megang tangannya yang lecet.

"A-Anu, maaf aku gk ngliat kamu tadih,kamu gk apa-apa."kata cewe dengan pakai seragam sekolah yang sama dengan Noval dan memakai sweeter berwarna pink dan rambut yang panjang memakai bandu.

"Aku gk apa-apa kok, cuma sedikit lecet aja."kata Noval sambil meliat kearah cewe tersebut

"eh, Zahra"kata Noval dengan kagetnya.

"Noval, maaf yah aku gk liat kamu tadih kamu bisa jalan gk klo gk bisa kita berangkat bereng naik mobil ku"kata Zahra sambil membantu Noval berdiri.

"Gk-Gkpp,aku naik mobil bareng kamu,Ba-baiklah"kata Noval pipinya menjadi merah merona.

Dan mereka bersama-sama menuju sekolah di dalam mobil mereka berbicara dengan canda tawa.tidak lama mereka udah sampai di sekolah mereka pada pukul 8:10 karena macet di jalan dan mereka dihukum selama satu jam,lalu mereka masuk kelas setelah istirahat.

"Ahhhh...lelah sekali"kata Noval duduk dengan kepalanya arah keatas."aus juga sial aku lupa bawa uang"

"Nih air sama makanan buat kamu"Zahra membelikan makana sama air buat Noval.

"Beneran buat aku, kamu gk makan?"tanya Noval sambil menatap muka Zahra.

"Gk,aku udah makan pagi tadih."kata Zahra Duduk di samping Noval."

"kamu makan gih nanti lemas"ceplos Noval.

"Brugggg"perut Zahra berbunyi lalu pipinya memerah dan merasa malu.

"Ayo kita makan bareng aku suapin yah"kata Noval sambil tersenyum manis.

"Gkpp?"tanya Zahra dengan malu.

"Iya gkpp ayo"kata Noval dengan senangnya bisa makan dengan Zahra.

"Makasih yah"kata Zahra dengan senyum manisnya.

"Mereka berdua menikmati makan minum bersama di kelas dan juga orang-orang di kelas pergi ke kantin mereka hanya berdua di kelas dan juga mereka berbicara dan ketawa bersama-sama. Noval sangat senang karena bisa makan dengan orang yang dia cintai selama 14 tahun.

Bel masuk berbunyi dan mereka berdua pun segera membuang kotak makanya.

"Noval!"Zahra menepuk pundak nya Noval.

"Iya ada apa za?"sahut Noval dengan senyum tipis.

"Kamu ada waktu gk abis pulang sekolah? Tanya Zahra sambil menatap mata Noval.

"Gk ada emangnya kenapa, kamu mau aku temenin beli baju yah kan"sahut Noval dengan senyum jahilnya dan meangkat kedua alisnya.

"He...he... Iya kok tau"kata Zahra sambil ketawa cekikikan kecil.

"Iya dong pastilah tau kan kamu sering minta temenin aku."sahut Noval dengan pedenya.

"Sok tau"Ucap Zahra sambil cekikikan kecil.

"Memang tau."Sahut Noval sambil mencubit pipinya Zahra.

"Ihhh sakit tauu."Kata Zahra sambil cemberut dan megang pipinya.

"Maaf maaf."Ucap Noval sambil meelus-elus rambut Zahra.

dan bel sekolah pun berbunyi. Mereka berdua langsung merapikan barang-barang mereka dan membuatnya kedalam tas dan segerang menuju toko buku di dekat cafe.

You Are My EverythingStories to obsess over. Discover now