kringg~~
Aku terbangun karena suara alaram yang sangat merdu, sehingga tidur nyenyak ku tergangu dan akhirnya
Brak~~
Suara bantingan alaram terdengar sangat keras diruangan itu
Nama Ku Yira Briela, nama ku sebagian diambil dari nama orang tua ku yaitu YIji dan RAhel Hari ini aku mencari pekerjaan, Sebenarnya keluarga ku bisa dibilan kaya, sebab papi ku seorang Trilioner dan mami Sekertaris papi Di perusahaan YR Company, dan papi juga udah nawarin kerja diperusahaan nya cuma aku ingin mencari pengalaman di perusahaan orang lain, dan papi mengusulkan salah satu perusahaan yang pernah bekerja sama dengannya yaitu Zhang Company
●
●
●
Setelah beberapa menit aku bersiap-sipa, akhirnya aku selesai juga, untuk hari pertama, aku menggunakan kemeja putih dengan lengan sampai siku, rok Hitam sampai lutut dengan belahan pendek dibagian belakang rok, jam tangan warna hitam, tas selempang warna hitam dan Sedikit olesan Mekap tipis, bibir? gak perlu pake lipstik atau semacamnya karena bibir ku berwarnah pink, serta berkas penting persyaratan yang di butuhkan.
"Pagi papi and mami"
"Pagi sayang"Jawab mami/papi
"Wahhh anak papi cantik sekali, niat banget kerja di perusahaan orang lain padahal sendiri punya perusahaan" pujian sekaligus sindiran dari Papinya
"maaf" ucap Yira sambil tersenyum
"Sarapan dulu sayang"ucap mami
"Yira kamu mau bareng papi atau brangkat sendiri?"
"Bareng boleh?"
"Boleh dong sayang kenapa tidak" jawab papi
"tapi kayak nya gak usah deh"
"yaudah terserah kau saja, tapi ingat, ini kesempatan terakhir kamu papi ijinin bawa mobil, kalau sampai terjadi sesuatu pada mu, jangan harap kamu papi bebasin nyetir sendiri"
"Iya papi"
"ahhh aku benar-benar kecewa pada putri ku ini" ucap papi ku dengan wajah sedihnya
"Papiiiii" rengek yira
●
●
●
Sesampai di perusahaan Zhang Company, yira langsung memarkirkan mobilnya di parkiran, yira keluar dari mobilnya sambil berbicara lewat Handphon dengan seseorang.
"Jika butuh sesuatu telfon papi ya, atau jika ada masalah kamu boleh tanya papi"
"Ok piii"
"kamu jangan sampai lupa makan"
"ia piii, yaudah dah"
Yira pun menutup sambungan telfonnya dan berjalan memasuki gedung bertingkat itu.
Yira sempat bertanya ruangan interview pada seorang resepsionis dan ia pun segerah menuju ke ruangan tersebut.
Sambil menunggu namanya di panggil, yira memainkan handphonenya dan membuka aplikasi instagram
jari-jarinya dengan lincah mengotak atik Handphone itu, dan tiba-tiba ada notif masuk
zyxzjs mulai mengikuti anda
Yira sempat heran dengan nama si pengguna yang begitu sulit di sebutkan, ia terus mencoba menyebutkan nama akan tersebut, hingga ia terhenti karena sebuah suara.
"Hanya menyebutkan namanya? kau tidak berniat menerima atau mengstalking Instagram nya?" sontak yira langsung terkejut
"Ahh, aku hanya mencoba mengucapkan saja, karena namanya sedikit susah disebutkan dan aku tidak mengenalnya aku juga tidak perduli siapa dia" jawab yira
"Nanti kau mengenalnya, oya perkenalkan nama ku Byun Baekhyun, aku Direktur keuangan, kusaran kan kau followback akun tadi" ucap baekhyun sambil menjulurkan tangannya
"saya Yira Briela senang berkenalan dengan anda pak, baiklah" jawab yira menjabat tangan Baekhyun
"Kau tidak perlu memanggil ku dengan embel-embel pak, cukup Baekhyun saja dan tolong jangan bicara formal dengan ku"
"Baiklah" dan tak lama kemudian terdengar seseorang memanggil nama nya
"YIRA BRIELA"
"Saya"
"Mari masuk"
"Baik lah, baekhyun aku masuk dulu ya"
"Baiklah semoga kau diterima"
"Terima kasih"
setelah beberapa menit di interview, yira keluar dari ruangan tersebut
"Kami akan menghubungimu jika kau diterima" ucap salah satu staf
"baik terika kasih"
Yira pun meninggalkan perusahaan Zhang Company, Diperjalanan, Yira mampir ke Supermarket untuk membeli Beberapa cemilan dan juga buah, Setelah itu ia berjalan menuju kasir, namun saat yang sama seorang pria meletakan belanjaannya dikasir tampa mengantri
"Maaf tuan saya duluan" ucap yira
"tolong hitung semuanya" ucap pria itu pada seorang penjaga kasir
"Tapi mbak saya yang duluan, jadi hitung punya saya, dan anda tuan. tolong mengantri lah"ucap yira
"Hitung punya saya" ucap pria itu, tidak mau mendengarkan yira, si penjaga kasir kebingungan menghadapi dua orang tersebut
"Anda tuli, mengantri lah!!" ucap yira pada pria tersebut
"Anda bilang saya apa? tuli? Anda tidak tau siapa saya?" ucap pria tersebut menatap tajam ke yira
"Saya gak tau dan gak mau tau" jawab yira membalas tatapan pria itu seolah tidak ada rasa takut sedikit pun
"Benar kah?"
"ya?"
'Sifatnya sangat mirip dengan seseorang yang kutinggalkan di negri ini saat SMA' bati pria itu
"Kalau begitu saya akan buat anda tau siapa saya" ucap pria itu dan berlalu pergi
"Tolong dipercepat"
"Baik"
"Ini mbak semuanya 300.000"
"Ini. Makasih"
yira pun pergi
●
●
●
Sesampai dirumah Yira langsung memasuki kamarnya, dan merebahkan tubuh nya di kasur.
"Cih, ternyata masih ada orang yang tidak mau mengalah pada perempuan"
"Semoga saja aku tidak bertemu dengan nya lagi"
"Siapa pun dia aku tidak perduli"
Yira pun menutup matanya dan tertidur
Thank you guys, for reading this short story
✨Don't forget to give a star✨
