Ilhoon menempelkan bibirnya di bibir Hyunsik. Ia memejamkan matanya saat memulai permainan bibirnya. Sedangkan mata Hyunsik yang masih basah langsung membulat, membuat kedua bola mata hitamnya terlihat sepenuhnya untuk pertama kali.
Warning!
Untuk u...
"Ah lelahhhh~" ucap Ilhoon sambil merentangkan tangannya lebar-lebar ke atas. Badannya melekuk ke kiri dan ke kanan untuk mengurangi rasa lelah di pinggangnya yang mulai terasa. Seperti biasa, jadwal minggu promosi untuk comeback memang padat. Mereka harus menghadiri acara musik di pagi hari dan fansign di malam hari. Jadwal ini berlangsung hampir setiap hari selama 3 minggu mendatang.
"Hmm.. nado. Tapi gue seneng" balas Hyunsik yang berada di kursi sebelah Ilhoon. Pandangannya tetap menuju ke depan, sambil tersenyum. Eye-smilenya muncul.
"Waeyo?" tanya Ilhoon yang langsung menoleh dengan alis terangkat. Rasa penasarannya selalu muncul tiba-tiba.
"Rahasia" jawab Hyunsik singkat dengan senyum yang membawa eye-smilenya terlihat.
"Aish. Ga usah bilang hyung kalo ujungnya rahasia mah" ketus Ilhoon dengan membuang wajahnya kesal.
Tanpa Ilhoon sadari, Hyunsik melihat ke arahnya sambil tersenyum.
Minhyuk juga berada di dalam van yang sama, tetapi langsung terlelap di kursi samping driver saat van itu melaju.
---
Setelah mengantarkan Minhyuk ke rumahnya, Ilhoon dan Hyunsik tiba di dorm baru mereka. Ilhoon langsung berlari ke kamar Hyunsik saat pintu dorm terbuka. Dengan berapa helai baju di tangannya ia langsung ngacir ke kamar mandi. Hyunsik yang baru masuk melihat Ilhoon -yang berlari menuju kamar mandi- hanya bisa menggelengkan kepalanya. Memang Ilhoon sudah tidak tinggal bersama dengan member yang lain -hanya vocal line yang masih tinggal bersama disini- tapi ia menaruh beberapa bajunya di kamar Hyunsik sebagai cadangan.
"Ahhhhh~ segerrrrr~"
Suaranya terdengar sampai telinga Hyunsik yang sedang menonton tv di ruang tamu. Eye -smile nya kembali muncul setelah ia mendengar suara yang sama untuk kedua kalinya.
"Jangan lama! Gue juga mau mandi!"
"Ne, Hyung!!!"
---
Tok tok tok!
"Wae, Hyung?"
Tok tok tok!
"Sabar hyung! Gue belum selesai mandi!"
Tok tok tok!
"HYUNG!!!!"
Tok tok tok!
"Aish, kenapa sih gak saba... Eoh, mau apa hyung?!"
Hyunsik langsung melesat masuk ke dalam kamar mandi saat Ilhoon membuka sedikit celah dengan gerutuan. Hyunsik bisa melihat jelas dari sudut matanya bagaimana ekspresi kaget Ilhoon dan tubuh Ilhoon yang... bugil. Ia menuju cermin di samping shower, membuka pakaian mandinya dengan sisa boxer di tubuh bawahnya. Pandangannya tetap menuju cermin dengan sosok bugil Ilhoon yang terpantul disana.
"Hyung! Neo michyeosseo?!" suara tinggi Ilhoon terdengar. Ilhoon langsung menutup bagian bawah tubuhnya dengan kedua tangannya saat ia sadar mata Hyunsik menatap ke arah miliknya.
"Aniya" Hyunsik tersenyum sambil membalikkan tubuhnya, berhadapan dengan Ilhoon. Ia memandang mata Ilhoon sebentar, lalu kembali menatap milik Ilhoon.
"Aish!" Ilhoon -dengan tangan yang masih menutupi bagian bawahnya- langsung berlari ke samping cermin di tempat Hyunsik berada. Menarik handuk dan melilitkannya ke bagian tubuh bawahnya. Ilhoon menuju keluar kamar mandi dengan kesal.
"Neo jinja mich..."
Hyunsik menarik lengan Ilhoon dan membalikkan badannya. Gerutuan Ilhoon berhenti saat bibir Hyunsik menyentuh bibirnya. Mata Ilhoon membulat, sedangkan Hyunsik mengeluarkan eye-smilenya saat bibir mereka masih menyatu. Ilhoon mendorong dada Hyunsik dengan keras. Emosinya berhasil membuat Hyunsik terdorong dua langkah ke belakang.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"HYUNSIK!! KAU BENAR-BENAR GILA!!!" teriak Ilhoon dengan nada tinggi.
BRAK! Ilhoon meninggalkan kamar mandi.
Ah gue bener-bener udah gila! Kenapa gue bisa nafsu sama Ilhoon? Ahh!
Hyunsik mengacak rambutnya dengan frustasi. Lututnya lemas membayangkan apa yang baru saja terjadi. Hyunsik duduk di lantai kamar mandi sambil memeluk lututnya. Wajahnya terbenam di kedua lututnya.
BRAK!
Hyunsik langsung berdiri ketika mendengar suara pintu dibanting untuk kedua kalinya. Ia memeriksa semua sisi dorm penasaran. Tidak ada Ilhoon. Langkahnya berat. Hyunsik membuang dirinya di atas sofa. Matanya terpejam. Dadanya terasa sakit untuk pertama kalinya. Air mata mengalir perlahan dari kedua sudut matanya.
"AHH!!! Kau bodoh Hyunsik!!"
Hyunsik memukuli kepalanya dengan isak tangis yang mulai terdengar. Air matanya semakin deras memenuhi pipinya. Ia marah dengan dirinya sendiri yang terlalu bodoh. Ia marah dengan dirinya yang tidak bisa mengontrol diri sendiri. Ia marah dengan dirinya yang membuat Ilhoon marah dengannya. Terlebih lagi ia kecewa dengan Ilhoon pergi meninggalkan dorm tanpa pamit dengannya.