Believe Me

40 8 3
                                        

BLAM..

Suzy turun dan menutup dengan kasar pintu mobil yang ia tumpangi. Ia bergegas untuk segera masuk menuju gedung fakultasnya tanpa menoleh lagi pada seseorang yang duduk di depan kemudi mobil, tapi langkahnya terhenti saat pergelangan tangannya ditahan oleh seseorang.

"Suzy-ah, kumohon jangan seperti ini" seseorang –yang tadinya duduk di depan kemudi, kini turun untuk menahan kepergian Suzy.

"Sekarang apa lagi, Cho Kyuhyun ssi?" Suzy berbalik dan menepis kasar tangan orang itu.

Kyuhyun mencelos, hatinya terasa sakit saat Suzy memanggil namanya seperti itu. Pria yang tadi mengantarkan Suzy hingga sampai di depan kampus, dia adalah Kyuhyun, kekasih Suzy sejak tiga tahun lalu.

"Ji-ah, semua ini tidak seperti yang kau pikirkan, kumohon mengertilah"

"Mengerti? Beritau aku, bagaimana caranya agar aku mengerti jika kau saja tidak berniat untuk menjelaskan apapun padaku, Cho Kyuhyun?" Suara suzy meninggi, sekuat tenaga menahan air matanya agar tidak jatuh, tidak di depan pria ini.

"Percaya. Aku mohon percayalah padaku, suzy-ah" Kyuhyun berkata lirih, ia tidak ingin Suzy-nya semakin emosi.

"Bagaimana bisa aku percaya padamu jika kau saja tidak menjelaskan apapun padaku, Kyuhyun? Jika kau bosan padaku..-", Suzy memberi jeda pada kalimatnya, menghela nafas kasar dan memejamkan matanya sejenak.

-kau boleh mengakhiri hubungan ini. Setidaknya kau tak perlu melakukan hal menjijikkan seperti itu untuk membuatku pergi darimu"

Setelah mengucapkan itu, Suzy berlalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung ditempatnya. Dia tidak percaya Suzy mampu mengucapkan kata itu. Berakhir? Suzy ingin mengakhiri hubungan mereka. Selama tiga tahun mereka bersama, sehebat apapun pertengkaran mereka, tidak pernah sedikitpun terlintas dipikiran Kyuhyun untuk mengakhiri hubungan ini. Dia sangat mencintai Suzy. Sejak awal mereka bertemu, bahkan hingga detik ini, dia masih memiliki cinta yang sangat besar untuk Suzy.

Kyuhyun menatap nanar punggung Suzy yang semakin menjauh dari pandangannya, bahunya bergetar dan ia tidak mampu menahan air matanya untuk tidak jatuh.

"Aku mencintaimu Suzy, bagaimana bisa kau ingin kita mengakhiri semuanya?"

Setelah suzy berbelok ke gedung fakultasnya, kakinya terasa lemas. Tubuhnya merosot di lantai lorong kelasnya. Bahunya bergetar seiring dengan isakan tangis yang keluar dari bibirnya. Air mata yang mati-matian ia tahan di hadapan Kyuhyun akhirnya lolos setelah Kyuhyun berbalik dan melajukan mobilnya. Suzy meremas sweater yang ia kenakan, dadanya terasa sesak. Ini terlalu menyakitkan.

"Kenapa kita menjadi seperti ini Kyuhyun-ah? Hiks..kau..hiks..kau jahat. Aku membencimu, sangat." Suzy menggelengkan kepalanya, "Ani, hiks..aku..hiks..aku mencintaimu Kyuhyun-ah"

***

Flashback

Suzy berlari kecil menuju minimarket di seberang kampusnya. Dia baru saja menyelesaikan kelas akhir hari ini. Kim ssaem memberikan banyak tugas menjelang ujian akhir semester. Tugas yang kemarin saja baru dikumpul hari ini, tapi kim ssaem langsung memberikan tugas lain. Menyebalkan! Batin suzy kesal.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 03, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Believe MeWhere stories live. Discover now