Di tempat ruang inteview seorang wanita sedang disuguhi berbagai pertanyaan yang menjadi penentu karir nya sehingga membuatnya berjuang dengan berbagai macam hal yang harus dia pikirkan dengan benar
Eunha POV
Kenapa mereka selalu melihat fisik ku sih apa
Aku tak semenarik itu sehingga mereka betah memandangku sungguh risihhh rasanya tapi semoga saja itu tidak menjadi penghalangku untuk bisa bekerja di perusahaan ini
" nona eunha "
" iya "
" selamat anda bisa bekerja mulai besok"
" a...apa aku tidak salah dengar" ucap eunha bingung tak percaya
" iya nona ini berkas nya " ucap salah satu staff
Akhirrr nya aku diterima juga dari sekian banyak perusahaan yang kulamar semoga saja ini jadi awal yang baik buat ku
Dan keesokan harinya eunha pun masuk kerja dan untuk posisinya tidak tanggung-tanggung dia menjadi sekertaris di perusahaan yang besar tersebut namun eunha juga bingung dengan pekerjaan nya walaupun sebenarnya eunha anak yang pintar dan rajin tapi dia merasa aneh dia mendapatkan posisinya diperusahaan dengan begitu mudah
" nona eunha tolong rekap semua data ini
setelah itu kasihkan pada ketua" ucap wanita cantik yang berbadan tinggi semampai memerintah
" baik akan saya kerjakan " ucap eunha langsung menerima berkas
Wanita itu langsung meninggalkan eunha begitu saja setelah berkas diberikan, eunha pun megerjakan tugasnya dengan teliti dan cukup cepat dan saat mau menyerahkan berkas ke CEO pemilik perusahaan eunha mendengar perdebadan yang cukup meneganggakan lewat telpon yang digenggam atasannya .
" apa....ayahhh yang benar saja "
"....."
" aku tidak bisa besokk"
"......"
" astagaa baik lah aku kan datang besokk"
Gd POV
Aku tidak habis pikir kenapa ayah selalu membuat ku pusing dengan tingkahnya yang mau seenaknya sendiri saking pusingnya dengan pernyataan appa di telpon membuatku tak menyadari ada seseorang yang berdiri mematung dengan membawa berkas kerja ku dan ku harap dia tidak mendengar perdebatan ku tadi
"Maaf pak ini berkas yang anda minta" ucap eunha
" baiklah taruh situ dan keluarlah dari ruangan ku sekarang" ucap ji yong
" baik pak saya permisi" ucap eunha menutup pintu
Eunha pun begegas pergi dari ruang yang menurutnya sunggu suram dan mencekam sambil memegang dada nya mengatur detak jantung yang tidak karuan karna wajah pria yang membuatnya takut
Eunha POV
Huhhhh....jantungku rasanya mau berhenti melihat wajahnya yang begitu dingin dan terlihat sekali dia egois apa aku harus bertemu dia terus nantinya semoga saja aku terbiasa dengan wajah menakutkannya itu
Eunha pun mengerjakan tugas kantornya lagi yang baru saja ia terima dan untuk beberapa waktu ia langsung memeriksa handphonenya yang dari tadi bergetar dan betapa terkejutnya dia mendapat line dari teman SMA yang lebih tepatnya bukan teman tapi musuh karna dia yang selalu membuat eunha di bully terus menerus.
" Eunha kau jangan lupa besok malam jam 7 datang lah kepesta pernikahan ku "
Eunha hanya terdiam menatap pesan yang baru saja dia terima dan dengan berat hati dia mau tidak mau harus datang ke acara tersebut walau pun dia tau tujuan temannya itu apa nantinya
Eunha POV
Baru saja aku mendapatkan kebahagiaan kenapa besok aku harus mendapatkan hal tidak enak ini lagi dan aku kesana nanti memakai baju apa aku bingung biarkan mengalir saja lah.
Ditempat lain lebih tepatnya diruang kerja ji yong dia cukup pusing dengan perintah ayahnya yang menyuruhnya untuk menghadiri acara pernikahan anak teman ayahnya tapi yang membuat pusing bukan itu melainkan dia harus membawa pasangan yang selama ini ingin diketahui ayahnya dan kalau dia tidak membawa kekasih nya tersebut dia akan menerima sanksi dimana jabatan dia sekarang akan dipindahkan kepada adiknya mino dengan cepat ji yong menghubungi kekasihnya berharap dia tidak sibuk sekarang
" halo sayangg ada apa "
" halo aku tidak mau basa basi ra kamu ada waktu besok "
" besok aku padat jadwal kerja nya maaf ya sayang "
" apakah tidak bisa ditunda dulu soalnya besok itu lebih penting "
" karir ku juga penting jadi aku gak bisa maaf yau dah aku sibuk sayang...bye "
" yakkk...ra ...ra pasti gak bisa menyebalkan"
Ji yong hanya meratapi nasibnya besok dan semoga ada pengampunan dari ayahnya nanti
Nexsss>>
Sebelumnya maaf kalo ff ku gaje dan semoga yang baca paham dengan ceritaku untuk yang baca terimakasihh
😊😊😊
YOU ARE READING
my cherry blossoms
Fanfictionbagaikan bunga sakura yang mekar sempurna di musim semi wanita itu membawa perubahan yang cukup drastis pada seorang pria yang dikenal dingin dan keras kepala walau perjuangan nya cukuplah menyusahkan sang wanita karna harus berhadapan dengan masal...
