Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Bak kisah2 yang lalu, sperti itulah kisah kita berawal dan berakhir. Bahkan ingin ku sebut ini labih tragis dari semua kisah yg ku maksd, bagaimana tdak kau berhasil menggenggam hati dan percayaku, bahkan tak ku temui kesalhan apapun tentangmu dimataku.
Setiap saat kau bicara denganku seakan kau tanamkan harap dalam kata.. Kau janjikan pinta dalam bahasa.. Seakan kau ingin membuatku faham bahwa aku berarti bagimu. 😁😁
Tapi kini ku tau tak ada yg sungguhan dalam kisah itu. Hanyaa aku yg begtu polos dan percya akan bahasamu yg begitu bijakk. MasyaAllah.
Kini ku simpulkan kata yg dlu seakan kau tanamkan harap disana, ia mungkin harap agar kelak aku sakit seperti saat ini. 😁 Bahasa yg dulu seakan janji, kini ku tau iyah, itu memang janji, janji bahwa kau akan mampu buatku rapuh. Sedang faham yg dlu kau ingin buatku mengerti, iyah itu adalah benar kau sungguh ingin buatku faham bahwa aku begitu bodo menelan setiap gula yg terkandung dalam indahnya bahasa kebohongan. 😂😂😂
Aku tiada marah apalagi benci padamu. Hanyaa saja aku malu, knpa aku tak cepat faham dengan ratusan bahkan mungkin ribuan isyarat yg slalu kau nampakkan. 😅😅😅
Dan satu hal ingin ku sampaikan, kau berhasil membuatku sakit. Sungguh aku tdak bohong akan pengakuan ini. Dan kau juga berhasil membuatku trauma dalam mempercayai.☺☺
Lagi lagi dan lagi ingin ku katakan, kau hebat, dramamu tiada terkira.
Pesanku, berhentilah menyakiti, jadikan aku adalah yg terakhir kau jebak dalam kenyamanan. ☺☺ #Nicca