Bandara

18 0 0
                                        

Aku masih ingat bu, bagaimana bandara pagi itu. Ramai! Oleh pisah pisah yang tidak tahu kapan akan kembali bersua. Hati ku yang semula takjub dan tidak sabar ingin berpetualang, entah bagaimana mulai berbisik gentar. Takut rindu.
Beruntung insiden paspor yang tertinggal di rumah itu mengalihkan fikiran kita, lupa berpisah dalam duka. Kita justru lega, karena passpor itu tiba di bandara tepat waktu.
Sepanjang jalan menuju ruang tunggu ku cari cari wajah kalian di kaca ruang pelepasan. Mungkin kalian masih mengikuti langkah ku.
Ah mengenang pagi itu, membuat ku sedikit hujan bu.
Fajar, perpisahan, di Sumatera, 14 September 2017.

RantauWhere stories live. Discover now