Cinta itu butuh perjuangan dan pengorbanan,dan aku akan berjuang dan mengorbankan apapun yang ku miliki agar kau percaya bahwa cinta ku untukmu itu nyata.
~Alvian.
Kepercayaan ku telah kau hianati bukan hanya sekali namun berkali-kali.Dan kau mengan...
~i dont know but you but i'm feeling 22. Taylor swift _22.
Disebuah ruangan yang cukup luas dengan di dominasi warna putih,duduk seorang pria di kursi kebesarannya dengan meja luas serta ukiran nama"Alvian Haryanto,CEO of Hr.Comp" dengan wajah dan penampilan maskulin bak dewa yunani. Dia duduk menghadap seorang pria yang tak kalah maskulin dan tampan. "Jadi,bagaimana menurutmu saran ku tadi?",tanya pria yang duduk di depan pria yang sedang duduk di meja kebesarannya dan merupakan CEO dari perusahaan Hr.Comp tsb. "Hemm,aku setuju.Kau memang patut di andalkan.",jawab pria yang tak lain adalah Alvian Haryanto. "Okay,kalau begitu aku akan kembali ke kantor ku karna masih banyak urusan,bye Vian", Ucapnya sembari menepuk bahu Alvian, Yang tak lain adalah sahabatnya, Bryan Axelo(CEO of Ale.Comp).
Vian meminta tolong kepada Bryan agar berita scandalnya bersama artis yang menjadi korban one night standnya itu di hapuskan tanpa dia bersusah payah mengadakan konferensi pers. Dan Ian menyarankannya untuk ikut menjadi salah satu donatur / menyumbang di salah satu panti asuhan terbesar di Jakarta,yakni"Pelita Kasih", Vian untuk pertama kalinya juga akan ikut andil datang ke panti asuhan itu karena dia juga akan mengundang beberapa media,dengan tujuan melupakan berita-berita miringnya dengan adanya berita positif mengenai dirinya. Licik?,sudah biasa dan itu suatu hal wajar untuk seorang yang berkuasa seperti Alvian Haryanto.
______ Di sisi lain,,,
"Ibu,apakah nanti hari ulang tahun Kakak Kira?", tanya seorang anak kecil berumur 5th kepada seorang wanita paruh baya yang sedang sibuk mengaduk adonan yang ia taruh di loyang. Wanita paruh baya itu menatap sianak kecil tadi yang duduk di kursi berhadapan dengannya.
"Betul sekali,maka dari itu ayo bantu ibu buat kuenya.Sementara yang lain tiup balon untuk hiasannya nanti",ucap wanita itu yang merupakan ibu panti dari tempat tinggal mereka dan juga sianak yang akan di rayakan ulang tahunnya itu,yaitu "Dzakira Aftani",dia adalah anak panti kesayangan ibu panti asuhan tersebut yang bernama"Syamsiyah",Dzakira atau orang sering memangilnya Kira mulai di asuh di panti itu "Panti Pelita Kasih" sejak usia 9th.Dia ditemukan ibu panti tersebut dalam keadaan yang sangat kacau.
_____
Sementara itu di Sma Nusa 1 Jakarta,,,,....
Ada dua orang remaja perempuam berseragam putih abu-abu sedang menyusuri koridor sekolahan menuju tempat parkir sekolah,nampak dua remaja itu sedang asyik mengobrol dan sesekali tertawa, mereka adalah Dzakira(Kira) dan juga sahabatnya Khaterine atau panggilan akrabnya Khatie.
Mereka masih tetap mengobrol sampai seorang lelaki paruh baya yang merupakan sopir pribadi Khatie menghanpiri mereka, "Nona Khaterine,mobilnya sudah siap",tuturnya.
"Oh iya pak,yaudah Ra aku pulang dulu ya,Byeee!,"Ucapnya sambil melambaikan tangan pada Karin dengan senyum lebarnya sambil melangkah masuk menuju mobilnya.
Karine hanya membalasnya dengan senyum manis dan nelanjutkan langkahnya menuju parkiran mengambil sepeda bututnya.
Walaupun kehidupannya berbeda dengan 12th lalu, Yang kemana-mana selalu membawa mobil,namun dia tetap bersyukur setidaknya dia masih punya tempat tinggal dan orang-orang yang menyayanginya,dan sepeda butut itulah yang menemaninya dalam setiap perjalananya dalam menuntut ilmu untuk merubah nasib panti asuhannya yang sekarang metupakan tempatnya berpulang dan juga keluarga yang paling ia sayangi.
Kiramengayuh sepedanya dengan senyuman manis yang terus terpatri di wajah cantiknya,
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Abaikan pose fokus ke senyumnya aja).
Sampai di lampu merah dia berhenti, Tepat di sampingnya ada mobil mewah berwarna merah moroon di ikuti oleh banyak mobil merchedes warna hitam di belakangnya. Di saat Kira menoleh kesampingnya,si pengemudi mobil maroon tersebut sedang membuka kacanya dan tepat menghadap kearahnya.
Deg,, Seketika jantung Kira seakan mengalami heart attack,jantungnya berdetak 2 kali lebih cepat dari biasanya.
"Hah,,apakah itu manusia???,dia terlihat sangat tampan" Ucap batinnya. Namun suara klakson dari kendaraan di belakangnya membuyarkan lamunannya itu, Dia segera melajukan sepedanya itu dan tak lupa sebelumnya ia sudah memberikan senyum manisnya pada pengemudi mobil merah maroon tersebut.
Dan tak lama kemudian dia telah sampai di sebuah gerbang di mana di dalamnya terdapat sebuah rumah yang cukup besar dengan tulisan"Panti Asuhan Pelita Kasih" di depan gerbang tersebut. Diapun menyapa Pak Tarso yang merupakan penjaga gerbang di panti itu dan memberikan sepedanya kepada Pak Tarso agar di taruh di tempat parkir.
Dia melangkah dengan riang menuju kedalam panti tsb,namun langkahnya terhenti di saat ada mobil berwarna merah maroon yang mencolok di deretan mobil hitam lainnya.
Deg,,,,.. "Apakah aku salah lihat?,mobil itu seperti mobil yang aku temui di jalan raya tadi.Ah mengingatnya saja kenapa jantung ku berdetak lebih cepat?, Mungkin aku hanya terlalu lelah", Ujar batinnya. Ia hanya memegangi dadanya dan tersenyum-senyum sendiri, namun sedetik kemudian dia mengeleng keras. "Ah,mungkin aku harus segera masuk dan beristirahat", Ujar batinnya lagi.
Karinpun melanjutkan langkahnya menuju kedalam panti tesebut. "Assalamualiakum.....", Sapanya dengan riang. "Wa'alaikumsalam" Jawabban serentak dari ibu dan adik-adik pantinya dari ruang tamu utama.
Namun,ada satu yang menyita perhatiannya hingga ia tak berkedip barang sedetik pun.