Karya sastra terbagi menjadi dua, yaitu karya sastra fiksi dan nonfiksi.
Nah, dalam bab kali ini, saya akan membahas tentang karya sastra fiksi.
'Apa sih karya sastra fiksi?'
Karya sastra fiksi yaitu karya yang dibuat berdasarkan imajinasi yang belum tentu kebenarannya dan kurang dapat dibuktikan.
Mementingkan nilai keindahan dan kemewahan materi tulisan. Juga mengandung suatu pemikiran atau pendapat dan perasaan dari penulis. Materi karya yang digunakan dapat berasal dari kehidupan nyata ataupun khayalan, juga bisa dari pengalaman atau permasalahan orang sekitar/masyarakat.
Karya fiksi sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu prosa, puisi, dan drama.
A. PROSA
Apa, sih, prosa itu?
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.
Maksudnya, prosa merupakan karangan bebas yang tidak terkait dengan kaidah ataupun aturan yang terdapat dalam puisi.
Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.
Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.
Ciri-ciri umum prosa:
-Bentuknya bebas. Prosa tidak terikat oleh bait, rima, ataupun baris. Biasanya prosa berbentuk paragraf-paragraf yang di dalamnya berisi rangkaian kalimat
-Bahasa yang digunakan dipengaruhi oleh bahasa Melayu atau bahasa Barat
-Tema dalam prosa bisa berupa istanasentris (orang zaman dahulu) atau masyarakatsentris (masyarakat zaman sekarang)
-Memiliki pengarang, baik itu yang diketahui identitasnya ataupun anonim
-Bisa disajikan dalam bentuk lisan ataupun tertulis
-Memiliki pesan moral untuk para pembaca.
-Terdapat tokoh cerita.
-Terdapat alur atau urutan kejadian
-Terdapat latar, berupa latar waktu, latar tempat, dan latar suasana
1. Prosa Lama
Prosa lama ialah karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat. Karya sastra prosa lama yang mula-mula timbul disampaikan secara lisan, disebabkan karena belum dikenalnya bentuk tulisan.
Jenis-jenis pada prosa lama:
Hikayat
Hikayat, berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran, putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib. Kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah. Contoh: Hikayat Hang Tuah, Kabayan, si Pitung, Hikayat si Miskin, Hikayat Indra Bangsawan, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Raja Budiman.
Sejarah
Sejarah (tambo), adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama. Contoh: Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.
Kisah
Kisah, adalah cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain.
Contoh: Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan, Kisah Abdullah ke Jedah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Arunika Write Challenge
Random[Kumpulan tugas-tugas AW] Kulantunkan kata-kata yang kemudian didekap oleh pengetahuan untukmu. /Ihiy/ Story & Cover by: Kelly Felicia
