BE WITH YOU

55 2 0
                                        

"apa yang bisa kamu lakukan untukku?" Nino memandang melas ke arah Satoshi.

"kalau kamu benar-benar mencintaiku, lakukan sesuatu untukku" Nino melanjutkan kalimatnya, sedangkan Satoshi hanya bisa terdiam.

Bukan berarti Satoshi tak bisa melakukan apa-apa untuk Nino, hanya saja dia sedikit takut dengan tantangan Nino. Berharap permintaannya bukan sesuatu hal gila, bukan sesuatu yang bisa benar-benar mambuatnya gila.

"aku bisa melakukan semua hal untukmu" akhirnya, kalimat itu keluar dari bibir Satoshi. Dia tak bisa mengecewakan seseorang yang selama ini dia kagumi itu dan membuat kesempatannya lewat begitu saja. Meskipun dia sadar, suatu saat nanti pasti ada waktu dimana dia tak bisa memenuhi setiap kata yang keluar dari bibir Nino.

Nino memandang lurus ke arah Satoshi. Entah apa yang ada dipikirannya.

"yang pertama, kamu harus selalu ada disisiku. Saat aku butuh kamu harus selalu ada. Tak peduli sesibuk apa dirimu, kamu harus bisa meluangkan waktumu untukku" jelas Nino serius.

Satoshi membalas tatapan Nino, berharap Nino melihat dengan jelas raut wajahnya.

"akan kulakukan" jawab Satoshi pasti.

"baiklah. Mulai sekarang kita pacaran" kata-kata Nino sedikit melegakan hati Satoshi. Dia tak habis pikir,semudah itu seorang Nino menerimanya.

Mungkin saja baru kali ini Nino berbicara dengan Satoshi, tapi Satoshi sudah memperhatikan Nino cukup lama. Siapa yang tak kenal Ninomiya Kazunari, yang berhasil menarik perhatian setiap orang disekitarnya setiap dia ada, dengan senyuman manisnya, menyembunyikan sifatnya yang sebenarnya.

Satoshi mengulurka tangannya.

"boleh aku memegang tanganmu?" ucap Satoshi denga senyuman terbaiknya.

"uhm." Nino mengulurkan tangannya memegang tangan Satoshi.

Satoshi tersenyum gaje.

"sudah kuduga... tanganmu kecil" lagi. Satoshi menciptakan senyum terbaiknya.

"senyumanmu membuatku takut" ucap Nino sedikit acuh. Sedikit senyuman muncul dibibirnya.

"mau pergi kesuatu tempat?" tanya Satoshi. Satoshi berpikir dia ingin menciptakan kesan yang baik di hari pertama mereka jadian. Semacam kencan romantis. xD

Nino tampak berpikir.

"karena kamu yang bertanya aku ingin pergi kemana, kuharap kamu tidak akan protes dengan tempat mana yang ingin aku kunjungi sekarang" Nino tampak memutar matanya. Menarik Satoshi untuk mengikutinya.

'kuharap ada uang lebih didompetku' batin Satoshi sedikit khawatir. Ini kencan pertama mereka kan? Mungkin saja Nino mengajaknya makan di restoran mahal, belanja barang-barang mahal, bermain di disneyland ato semacamnya. Apa yang biasa dilakukan pasangan dihari pertama mereka kencan?

Satoshi belum tau banyak tentang Nino, yang dia tau setiap kali dia melihat cowok kecil itu, dia ingin tau lebih banyak tentangnya.

💛💙💛💙💛💙💛💙

"ehhhhhhhhhhhh?!?" keringat dingin keluar dari tubuh Satoshi begitu dia sadar saat ini dia berdiri di sebuah rumah kecil sederhana dengan halaman yang cukup rapi.

"rumahku" jelas Nino singkat kemudian masuk ke halaman rumahnya. Masih bergandengan tangan dengan Satoshi.

"tu...tu..tunggu dulu!?! Aku belum siap ketemu orang tuamu" kata Satoshi menarik tangan Nino ragu.

"tenang saja. Saat ini tidak ada orang dirumahku" jawab Nino mencoba menenangkan Satoshi.

"eeeehhhhhhhhhhhhhh?!?"

FFTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang