Yosh, minna! Kali ini aku mau upload ff tentang idol Jepang favorit aku, Hey Say Jump yang anggotanya 9 cowo2 tampan nan keren *-*
Aku kasih panduannya sedikit ya, tentang ff buatanku ini. Jadi ff ku ini Point of View (POV) nya Author POV, dan kalo ada kata-kata (y/n)[your name] itu artinya ngayal aja ganti sama namamu XD
Oke, nggak usah banyak cincong lagi, Let's check this out!
~JUMP no Otome Game : Maid Café Series~
Benda persegi berlensa datar itu memantulkan bayangan seorang gadis cantik berpakaian pelayan yang manis, tengah berlenggak-lenggok angun dan berputar-putar di depannya. Begitu manis, sampai membuat orang lain nyaris terkesima. Kamu lah gadis cantik itu. Gadis dengan senyum indah merekah, bagai bunga di musim semi. Kamu yang senang mendapat pekerjaan pertama mu di kota ini, tentu saja sangat bersemangat.
"Yosh, aku siap bekerja! Hari pertamaku tidak boleh kacau!" Kau berseru penuh semangat.
Tok! Tok!
Terdengar seseorang mengetuk pintu ruang ganti. Ia mengingatkan, "(y/n)-san, cepatlah ganti bajunya. Pelanggan sudah menunggu, lho!"
Kau pun terbelalak gugup. "Ba-baik, Manager-san!"
Dengan segera kau merapikan seragammu maidmu, dan sekali lagi menatap ke cermin. "Ganbatte, ne!" seru mu menyemangati diri sendiri.
Kau berjalan keluar ruang ganti dengan langkah tegap, dan bergegas mengambil apron, catatan, dan pulpen mu. Dengan senyum terbaikmu, kau hampiri pengunjung berkacamata bulat di meja nomor 4.
Kau menarik napas panjang sebelum mulai berbicara, untuk menghilangkan rasa gugupmu. "Se-selamat siang, Tuan."
"Se-selamat siang, eh, nona..." Nada suara pelanggan itu bergetar, kelihatan sekali ia grogi karena tak pernah mendapat perhatian seperti ini sebelumnya. Dari tampang dan pakaiannya, ia seperti seseorang yang mengabdikan hidupnya hanya untuk wanita-wanita dua dimensi. (read : otaku jones)
"Ba-baka!" jeritmu kencang. Pengunjung itu pun terbeliak. "Kau ingin pesan apa? Jangan salah paham, ya. Bukan berarti aku perhatian padamu, lho!"
"Aaa... Tsundere... Kawaii ne!" komentarnya dengan hidung penuh darah yang mengucur dan wajah penuh kekaguman. (read : mimisan, wajah yang amat sangat menggelikan)
"Jangan bilang aku kawaii! Baka!" Kau memerankan peran tsundere yang diberikan Manager kafe padamu. Ya, kafe ini memang mengusung tema yang sedikit berbeda dari kafe lainnya, yaitu pelayanan berbagai macam karakter gadis-gadis yang ada di anime.
"Kau membuatku malu saj- ah, tidak! Aku tidak malu sama sekali! Baka! Lupakan yang kukatakan!"
Pelanggan itu mimisan semakin parah, disertai wajah menggelikannya berusaha untuk membalasmu. "Manis sekali... Bolehkah aku pesan cheese cake dan jus jeruk? K-kau yang antarkan ya..."
"Ba-baiklah! Jangan salah paham! Aku melakukannya bukan karena aku menyukaimu atau apa, ya. Eh, apa yang barusan ku katakan? Lupakan, baka! Lupakan! Aku akan pergi!" Kau pun pergi meninggalkan pelanggan pertamamu itu dengan senyum cerah karena berhasil melakukan pelayanan pertamamu dengan baik.
"Satu cheese cake dan jus jeruk, Chef!" serumu seraya menyerahkan secarik robekan notes kecilmu pada sang koki.
"Oke! Eh, kau pegawai baru itu, ya? Yang dapat karakter tsundere?" tanya koki itu sambil tersenyum.
"Iya, Chef. (y/n) desu. Yoroshiku onegaishimasu!" kau mengucap salam sambil membungkuk.
"Yoroshiku. Kau baru pindah ke apartemen di samping kafe ini beberapa hari yang lalu ya?" tebak sang koki sambil mengambil bahan makanan.
Pikiranmu melayang pada alasan kepindahan mendadakmu ke kota kecil itu. Semua berubah drastis hanya dalam sekejap saja. Ibumu berselingkuh dengan lelaki kaya dan meninggalkan anak-anaknya begitu saja, sementara ayah tidak berusaha mencari pekerjaan lagi setelah perusahaan besarnya bangkrut dan ditinggalkan oleh istrinya. Ia lebih memilih untuk bersantai sepanjang hari dan mabuk-mabukan sambil bermain wanita murahan setiap malam. Kau yang sudah tidak tahan dengan keadaan keluargamu lantas menyeret adik-adikmu pergi meninggalkan kota kelahiran kalian dan mencari penghidupan yang layak di tempat lain. Kau tentu harus merelakan gelar doktermu di universitas ternama tempat kau menuntut ilmu, tentu. Itu sangat menyakitkan. Tapi lebih menyakitkan melihat adik-adikmu hidup lutang-latung tak tentu arah. Kau sebagai kakak tentu merasa bertanggung jawab. Apalagi setelah tak ada yang bisa kau percayai untuk mengasuh kedua adik kecilmu lagi.
"Hei, ditanya malah melamun!" sang koki membuyarkan semua lamunanmu. Kau meringis malu.
"Hehehe... Iya, Chef. Aku pindah dengan kedua adikku ke kota ini."
"Orang tuamu?"
"Eng... Mereka selalu sibuk, jadi tak ada yang mengurus adik-adikku." Jawabmu menahan perih.
"Oh, semangat, ya!" ujar sang koki. Ia lalu menyodorkan nampan berisi makanan. "Ini pesanan meja nomor 4 sudah jadi, segera antarkanlah!"
"Siap komandan!" hormatmu bak tentara yang siap turun ke medan perang.
Oke, tak ada waktu untuk melamun dan bermuram durja, waktunya kembali bekerja!
_to be continued_
Maafkan kegajean prolog nya XD
Next part rutenya Ichiban kesayangan aku *-*
Siapa ya kira-kira? XD
YOU ARE READING
JUMP no Otome Game : Maid Cafe Series [HSJ x Reader]
FanfictionSeorang gadis dengan seragam pelayan yang manis, dihadapkan pada situasi di mana ia harus memilih satu lelaki dari 9 lelaki tampan yang dekat dengannya! ~Kaulah pelayan manis itu. Di balik pekerjaanmu sebagai pelayan di sebuah kafe, kau harus berur...
![JUMP no Otome Game : Maid Cafe Series [HSJ x Reader]](https://img.wattpad.com/cover/148537110-64-k446925.jpg)