We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Pandangan Gue Tentang Cinta

34 5 0
                                        


Air mata adalah suatu anugrah yang luar biasa dari tuhan, karena ketika menetesnya air mata itu berarti menandakan seseorang telah tersentuh hatinya ataupun itu telah menandakan bahwa seseorang telah hancur hatinya. Air mata seringkali dikaitkan dengan seorang wanita karena umumnya wanita akan sensitif sekali dengan perasaan yang dia alami. Tapi tidak hanya wanita, seorang lelaki pun bisa saja mereka menangis dan meneteskan air mata. Bahkan tak jarang para lelaki justru mengalami kesedihan yang lebih dalam daripada seorang wanita. Hal itu lumrah sekali pada orang-orang yang mengalami jatuh cinta. Sama dengan air mata, cinta merupakan anugrah tuhan yang memiliki kehebatan yang luar biasa, tidak hanya manusia yang mengalami jatuh cinta, tapi hewan pun pasti mengalami jatuh cinta. Tapi saat ini cinta sudah disalah gunakan, banyak orang yang hanya mempermainkan perasaan orang lain. Tak sedikit hal ini terjadi disekitar kita, coba saja lihat dan observasi beberapa orang disekitar kita dan kita pasti menemukan orang yang menyalahgunakan cinta. Perlu kita lihat juga apakah kita sudah menyalahgunakan cinta. Sebaiknya kita tidak perlu berkutat dalam cinta jika kita tidak siap dengan konsekuensi yang akan datang.

Sebenernya gue punya pandangan sendiri tentang cinta, menurut gue cinta itu harus dijaga. Tapi menurut gue sayang itu belum tentu cinta, karena gue percaya kalau kita cinta dengan seseorang kita gak perlu bilang sayang ke orang itu ataupun kita gak perlu bilang kalau kita cinta sama orang itu. Gue sendiri punya segudang keresahan tentang cinta, karena kata cinta banyak hal dalam hidup gue malah terbengkalai gitu aja. Gue sendiri masih gamau menceritakan permasalahan gue tentang cinta, cuma orang-orang terdekat gue yang tau soal permasalahan gue tentang cinta. Mungkin gue gapunya cerita cinta yang wah dan berkesan kayak dilan dan milea. Tapi menurut gue enggak ada cinta yang kayak begitu, dilan dan milea aja ujung-ujungnya mereka putus dan berpisah jadi buat apa punya kisah cinta yang wah dan berkesan kayak gitu kalau ujung-ujungnya harus berpisah juga. Gue juga bingung sama orang-orang yang memilih untuk balikan sama mantan mereka ketimbang untuk mencari pacar baru. Gue ngerti sih beberapa orang juga sulit untuk melupakan mantan mereka dan memilih untuk menunggu dan berharap balikan sama mantan mereka, temen gue juga banyak yang kayak gitu tapi menurut gue itu sama aja ujungnya soalnya ibarat membaca buku yang sama maka endingnya sama. Kecuali kalau mereka putus dan begitu balikan bukan pacaran tapi langsung ke jenjang pernikahan, itu baru beda.

Gue sendiri satu pemikiran sama bang Radit di film cinta brontosaurus, disitu bang Radit bilang kalau cinta itu ada kadaluarsanya dan gue setuju. Tapi pandangan gue beda, kalau pacaran itu pasti ada masa kadaluarsanya tapi kalau pernikahan, gue percaya gak ada yang namanya kadaluarsa. Maka dari itu salah satu pandangan gue tentang cinta adalah kalau cinta itu harus di jaga, makanya gaboleh sembarangan kita harus bener-bener siap. Emang sih gue udah beberapa kali pacaran sama beberapa orang dari yang gue pacaran lama sampai yang pacarannya cuma sebentar. Saat ini juga gue masih nyari, sebenernya gimana sih cinta yang bener-bener bisa mengikat dua sejoli yang semula berpacaran sampai jadi menikah. Karena kalau kita lihat lagi sebenernya cinta ini berisi banyak hal yang membuat kita bingung, contohnya misal kita lagi ngeliat seseorang yang kita suka dan tiba-tiba entah kenapa jantung kita berdegup kencang tanpa alasan, pipi kita yang memerah merona, senyum tersipu malu, padahal orang yang kita suka belum tentu ngeliat kita juga. Gue sendiri pernah ngalamin hal-hal yang kayak gitu, gue juga pernah suka sama seseorang yang sampe-sampe gue gabisa natap mata dia entah kenapa, kayak gak kuat aja sama tatapan si cewek itu. Kalau sahabat gue ada yang karena jatuh cinta banget sama cewek, dia ampe deg-degan waktu dia mau ngasih semacam cinderamata sebelum si temen gue itu balik lagi ke kampusnya di Jawa Timur. Kadang sih gue suka berpikir kalau sebenernya lebih seru PDKT daripada pas udah pacarannya. Soalnya pas udah pacaran lebih banyak netesin air mata daripada happynya. Gue sendiri juga punya sahabat yang perjalanan cintanya sedih mulu, marahan mulu, gue sendiri sebel ngedengerin curhatan temen gue. Yah tapi memang begitu gue rasa kalian yang baca tulisan gue ini juga tau kalau cinta itu emang seperti itu. Diantara sahabat-sahabat gue, orang yang saat ini paling sering pacaran itu ya gue, bukannya gue sombong tapi dari seringnya gue pacaran itu gue jadi tau dan jadi punya pandangan sendiri soal cinta. Gue juga pernah sembarangan milih cewek buat dijadiiin pacar dan ujung-ujungnya hubungan gue juga malah jadi gabener, dari situ juga gue beranggapan kalau cinta emang harus dijaga. Pernah juga gue bilang ke sahabat gue kenapa sih mereka kalau soal pacaran tuh terlalu pickydan kenapa gak dicoba ngejalanin aja. Sampai suatu saat gue lagi galau-galaunya karena cinta dan sahabat gue bilang "Ini Rob yang enggak gue mau, sebenernya gue bisa aja nembak cewek-cewek yang lagi deket sama gue sekarang, tapi gue tau konsekuensinya gue gamau kebebasan gue terbatasi, dilarang inilah itulah, lu sendiri tau gue paling gabisa dilarang-larang, sebenernya gue bukannya gamau pacaran tapi lebih kayak gue nyari tau secara mendalam gimana sifatnya si cewek ini, jadi gue gak sembarangan dalam memilih cewek."

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 20, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

KonstelasiStories to obsess over. Discover now