Caption 1

3 0 0
                                        

Malam itu, dua orang anak sedang duduk di bawah rindangnya pohon di depan rumah . Taklain adalah Dimas dan Nia , entah apa yang di bicarakan oleh mereka sampai tak terasa waktu terus berlalu dan mereka harus pulang .

Pagi hari yang cukup cerah Dimas seperti biasa mengajak Nia untuk berkeliling melihat kebun teh yang tak jauh berada dari rumah Nia

"Assalamualaikum?" Ucap salam dari Dimas
"Waalaikumsallam,Ohh Dimas aku kira siapa mari masuk" Jawab Nia dengan senyuman di wajahnya
"Kamu sedang tidak ada acara hari ini?"
"Tidak memang kamu mau mengajaku kemana"
"Kekebun teh menghirup udara pagi "

Mereka berjalan di antara tanaman teh dan udara yang segar ..Hingga Pada saat itu Dimas menghentikan langkahnya
"Kenapa berhenti?"
"Kamu masih ingat waktu kita kecil?"
"Iya memangnya kenapa?"
"Banyak kenangan dan impian kita waktu kecil di tempat ini.Dulu kita pernah bicara jika kelak kita dewasa nanti aku ingin bersamamu selamanya"
"Kau jangan Bodoh Dimas, itu waktu kita kecil bukan lalu sekarang ? ayah dan ibu saja tidak menginginkan kita bersama"

Cerita di akhir senjaWhere stories live. Discover now