Prolog

53 6 4
                                        

Tijani Varisha Orlin

Aku mengerti dia, tapi disaat yang bersamaan aku tidak, padahal aku tumbuh besar bersamanya aku mengenalnya dengan baik, kupikir. Aku bertanya-tanya Sebenarnya disembunyikan dimana

.
.
.
.
.

Hatinya

Dia bukanya tidak peduli tapi hanya sedikit bersembunyi.
Dan tentang perasaanya aku mulai tidak bisa mengerti.

Budair mishal

Sifat anehnya muncul lagi, orang bilang perempuan memang sulit dimengerti dan aku mengerti itu sejak dulu, dulu sekali.

...

" ah dapat"

Jani menangkap bola yang ditendang asal bumi, jani menangkap dengan bersusah payah sebenarnya.

"kau memang payah. Aku tidak mengerti padahal cowok itu paling suka bermain bola tapi kenapa tendanganmu lemah sekali, bahkan cewek sepertiku bisa menangkapnya, huh"

Jani mulai mengoceh sambil berlari kecil menujuh bumi yang berada diarah yang berlawanan darinya.

...

BUGHHH

"Ah mamaaa hiks hiks"

Jani menangis sejadi-jadinya, lututnya kini berdarah membuat jani sangat takut dan kalut.

"Jangan menangis, aku akan mengantarmu pulang."

Bumi mengulurkan tangan kecilnya.

***

A/N nah loh harap harap cemas, kali ini bakal dapet respon yang baik atau engga, jadi kali to the point ajalah hehehe harap koreksianya, vote, saran dan kritinya sangat sangat ditunggu, sekecil apapun itu bagi kami para newbie itu sangat berharga percaya deh itu bisa memotivasi kami.

Salam hangat
Nearls Liryn

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 05, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DIA'ADAYAStories to obsess over. Discover now