Tut...tut...tut...
"Hallo!!! Lisa where are you? Ahh!! Kenapa ga diangkat-angkat sih " Tina mencoba menelfon Lisa, karna hari ini mereka pindah kos. Lisa yang sedang asik dengan tour nya bersama teman kelasnya tidak ingin diganggu dan mematikan ponselnya. Hari itu sangat bagus , karena cuaca tidak terlalu panas , Lisa pun pergi ke suatu desa yang sangat terkenal di Seoul , Jeounju village. Lisa menempuh waktu 3 jam untuk menuju kesana. "Aku Sudah tidak sabar, bisakah kau lebih cepat ?" Ditya yang dari tadi merasa terganggu dengan kata-kata itu merasa kesal karna itu sangat mengganggu konsentrasinya. "Lisa? Can you just shut up?!, gua lagi nyetir lah lu banyak bacod!!. Nih lu yang bawa mobilnya gimana? Biar gua yang ngebacod giliran" jawab Ditya dengan kesal. "Maaf, sorry..gua ga sabar mau makan bibimbap, makanan kesukaan gua. Lu tau kan?" Lisa memanyunkan bibir nya sehabis dicaci-caci. "Dih , sok imut lu ah. Duduk ga? Sekali lagi lu ngebacod, gua turunin lu!".
Selama perjalanan Lisa memikirkan tentang keadaannya Sekarang, dan dia teringat dengan Tina. 'Bagaimana dengan Tina? Aku lupa mengabarinya, dan hari ini ? Ahhh sial !! Kos Ku? Ya hari ini kita pindah kos. Bagaimana ini? Sialll!! HP Ku? Aku matikan, coba aku cari-cari'
Lisa mencari HP nya, sedangkan Ditya bingung melihat tingkah Lisa. " kau sedang apa?" Tanya Ditya kebingungan. "HP Ku. kau melihatnya? Aku lupa menaruhnya, karna barang sangat banyak" Lisa masih focus mencari HP nya. "Nih ada disaku Ku." Ditya menjawab dengan polos. "Kenapa kau tidak bilang membawanya? Dasar pencuri!"
Ditya menoleh kearah Lisa "hey lu bacod, lu ga nanya!! Emang gua tau lu lagi nyari HP ? Dasar bacod!!" Ditya yang dari tadi meredakan emosinya dan Lisa membuatnya bertambah lagi. Lisa mulai menghidup kan HP nya dan hal hasil Tina menghubunginya 30 Kali. Lisa ingin menghubunginya balik tapi percuma saja tanpa pulsa dan paket. Ingin meminjam dengan Ditya juga percuma. Lisa mulai khawatir dengan Tina. 'Tina need me. How I can help her? Dalam situasi ini Lisa ? Hmm semoga saja dia baik-baik saja. Tidak mungkin dia sendiri, toh ada pacarnya dan teman-teman juga. Semoga saja'. Lisa terdiam selama perjalanan, dia terus memikirkan Tina. Berharap Tina menelefonnya lagi. Tetapi tidak ada. Lisa mulai berfikir panjang. Lisa semakin khawatir. Ditya sedari tadi memperhatikan temannya itu mulai penasaran dan ingin menanyakan kabarnya "Lisa lu baik-baik aja kan? Ada masalah? bentar lagi mau sampe, lu yang sabar ya. Maaf kalau kata-kata gua tadi buat lu tersinggung, gua cuma bercanda, ga usah di masukin ke hati" Lisa menoleh Ditya "Dit? Lu tau ga? Hari ini gua pindahan kos, dan sekarang gua lagi have fun, gua kepikiran sama temen gua Tina. Kalau gua minta balik juga, jauh. Hmm gua harus gimana dit?" Ditya terdiam mendengar jawaban Lisa. "Lu serius? Lu pindahan kos? Dan lu lupa? Wahh parahh. Tapi gua yakin sih, Tina bisa pindah kos sendiri. Kan bukan lu aja temennya." Ditya mulai memindahkan pandangannya kedepan. "Tapi gua kan temen kos nya dia. Gua ngerasa jahat jadi temen hmm.. Gua maunya sih habis maen dari sini , mau langsung beli pulsa dan nanyain kabarnya. Lu gapapa kan mainnya cuma sebentar? Please ngertiin situasi gua Dit" Ditya pun menoleh kearah Lisa dan tersenyum "baiklah, gua ga masalah kok Lis. Kita kan bisa pergi bareng laen waktu. Lu santai aja. Ohh nih udah sampe tujuan, lu jadi mau makan? Gua juga laper nih" Lisa hanya mengangguk Dan tersenyum kearah Ditya. Mereka pun segera mencari tempat makan disekitar Jeonju. Setelah selesai makan dan berkeliling sebentar di desa Jeonju mereka segera kembali ke Seoul.
.
.
.
Guys sorry sebelumnya..cerita aku yang pertama udah aku hapus karna, orang yang aku ceritain baca ceritaku, jadi disini posisi aku sekrang jadi bingung. Bingung mau nge up atau dibiarin aja.tapi aku udh ada pilihan sih. Maaf ya, ini cerita aku yang baru. Jadi selamat membaca ❤🌻
YOU ARE READING
FLAVOR LOVE 🔞
RomanceWhat is your love? who? its me? seperti cinta ini yang tak kunjung menghasilkan cinta..menurut lo?
