Tidak ada kata mustahil bagi seorang Mondy Caesar Aditama.Apapun yang aku inginkan harus bisa aku dapatkan.Hidup bergelimang harta membuatku tak pernah merasa kekurangan.
Dan disinilah aku sekarang,Berada di tempat yang dulu begitu aku hindari.Tempat yang berisi orang orang munafik yang siap menjatuhkanku kapanpun aku lengah.Ditambah dengan tumpukan berkas berkas yang membosankan.Duniaku benar benar berubah,Dulu sebelum ayahku meninggal. hidupku hanya untuk bersenang senang.
Menjadi pemimpin di sebuah perusahaan super power yang bergerak dalam banyak bidang seperti Aditama Corp.Memang bukan hal mudah,apalagi memang aku tak pernah berminat untuk menjadi penerus.Tapi nampaknya takdir berkehendak lain.Beruntung aku masih mempunyai mamaku Anistya Aditama yang selalu mendukungku dan Jody antonio,orang kepercayaan keluargaku.Yang setia membantu dan mengajariku dalam dunia bisnis.Hingga aku Mondy Caesar Aditama menjadi orang yang di perhitungkan dalam dunia bisnis.Meski usiaku terbilang masih sangat muda.
Meski selalu disibukkan dengan urusan perusahaan yang tak pernah ada habisnya.Aku tak pernah kehilangan jiwa mudaku.Bermain dengan para jalang bukan lagi menjadi hiburan bagiku,Tapi hobi mungkin.Apalagi temanku adalah pemilik Club yang memiliki banyak stok wanita.Boy Wirawan,Sahabat kuliahku.Pemilik Boy Club,Dojo Macan Putih , BeWe Resto & Resort yang memiliki banyak cabang di seluruh indonesia
#Ditempat Lain
Aku Raya Rahmadiana terkenal dengan nama Raya Kitty.Aku adalah seorang pembalap nasional.Namun Satu tahun yang lalu aku mengalami kecelakaan,sehingga aku harus fakum dari dunia balap.Orangtuaku pun menjadi overprotektif dan melarangku untuk balap,jangankan balap naik motor pun harus berdebat panjang lebar.
Hari ini aku akan berangkat dari semarang ke ibukota.Aku ingin mengadu nasib di jakarta.Meskipun harus berdebat panjang dengan kedua orang tuaku,Akhirnya aku diizinkan pergi.
Rencananya aku akan kos bersama sahabatku Cindy Larasati.Dia lebih dulu mengadu nasib di jakarta dan berhasil.Dia bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan.Aku juga lebih dulu telah menitipkan Cv ku padanya.
Dengan langkah pasti dan ceria aku menyeret koper pink hello kittyku,keluar dari bandara soekarno hatta.
"Yuhuuuu....Jakarta i'am Coming...!!" Teriakku bahagia.
Dengan mata yang berbinar, aku arahkan pandanganku keseluruh penjuru bandara.
"Raya..!" Teriak seorang gadis dengan melambaikan tangan dari seberang.Aku menyipitkan pandanganku, memastikan siapa sosok yang memanggilku.
"Cindy..!!" Teriakku antusias bertabur ke pelukkannya.Aku memperhatikan gaya busana Cindy.Waooooww so Sexy..!.
"Heeeiii Ray...!" Katanya melambaikan tangan di depan wajahku.Sambil melihat arah pandangku pada bajunya yang kurang bahan itu.Nampaknya dia mengerti dan merangkul pundakku.
"Ray,ini jakarta.Dan begini cara berpakaian orang kota.Disini kita harus mengikuti perkembangan Zaman.!" Sambil memutar tubuhnya, Memamerkan baju kurang bahan berwarna biru muda itu.
"Baiklah baiklahhh." kataku menghentikan aksinya,yang tiba tiba saja menjadi pusat perhatian.
"Ckckck ... Yha sudah ayoo..!" Jawabnya kesal sambil membantu menyeret koperku,sampai kemudian di bantu supir taksi.
Dalam perjalan kami habiskan waktu dengan bercerita banyak hal.Yah lebih tepatnya,aku yang bertanya banyak hal tentang pekerjaan, gaya dan biaya hidup serta situasi jakarta yang terkenal padat dan kejam.Sampai tak terasa kita telah sampai di sebuah rusun di pinggir kota.
"Nah ray,ini kontrakanku.Semoga kamu nyaman dan betah yaa..hehhe Agak berantakan sihh.belum sempat bersih bersih."
"Nggak papa kogt Cin,aku bakalan betah kalo sama kamu mah.Makasih yha"
"Yha udah kamu beresin koper kamu gihhh... Ini kamar kamu,kamar aku disebelah kamu.Aku beliin makanan dulu ya."
"Iyhaa Cin,Makasih bangetd yah."
"Yaelah Ray, Makasih mulu kita kan sahabatan dari kecil.Santai aja kali."
Aku mulai beres beres kamar.Tak lupa pula aku bereskan ruang tengah cindy yang sangat berantakan.Sedikit membantu meringankan pekerjaannya.
"Huft... Capek juga.Cindy kogt lama bangetd yha."
Aku keluar rumah untuk melihat Cindy ,sekalian interaksi dengan tetangga Rusun.
Mungkin ini bedanya hidup di kota dan di desa.Niatnya mau interaksi ehhh mereka pada cuek semua.Tidak ada rasa kebersamaan,semua sibuk dengan kepentingan masing masing.
"Ehhh Ray, Kogt disini..? Ayo naik kita makan."
"Iyha Cin, aku tadi suntuk nungguin kamu lama.Jadi Aku jalan jalan liat area sini."
"Iyha, Sory ray tadi ban motor aku bocor dijalan jadi lama deh."
"Kamu punya motor?"
"Iyha lah ray,Kantor aku kan agak jauh,Kalo naik anggot lama ngetemnyaa."
Ya begitulah aku dan cindy,Sudah seperti saudara.Senja ini kami habiskan dengan bercerita mengenai pekerjaan cindy.Ternyata Cindy bekerja di perusahaan besar dan terkenal Aditama Corp.Meskipun dia hanya staf biasa tapi itu hal yang membanggakan.Hingga kami tertidur karena kelelahan.
Sementara itu,Mondy sang pangeran tampan Aditama Corp sedang berpesta bersama teman temanya.Dia baru saja memenangkan Tander besar dengan Investor asing.Ditemani Haikal dan Angga, Mondy memasuki Club boy dengan anggkuhnya. Membuat para jalang meneteskan air liurnya.Mereka bahkan dengan suka rela melempar tubuh mereka di bawah mondi dengan cuma cuma.Tapi mondi bukanlah pria murahan yang mau memasuki setiap lubang.Dia memiliki kriteria sendiri yang tentu saja sudah boy hafal dan paham betul,sebagai pemilik club.
"Hai mon..!" Sapa bella mesra dengan gaun malam mininya dengan punggung yang terbuka.
"Hai...!"
"Aku kangen kamu tau." Kata bella sambil bergelayut manja pada lengan mondy.
"Benarkah..?" Balas mondy sambil mengusap punggung bella yang terbuka.
Mendapat respon positif dari mondy membuat bella berani.
"Tentu saja, Apalagi dengan ini." Goda bella meraba bagian inti mondy dari luar.Yang kemudian disambut dengan ciuman panas bella.
"Weetttttsss Santai santai kita baru masuk nih mon,masak loe mau ngandang sekarang."Protes angga
"Berisik Loe pada..!" Melepas panggutannya.
"Habisnya Loe baru dateng udah main serang serangan aja,Belum juga minum minum mon." Bela angga
"Udah sih ngga,Biarin aja kalo si mondy mau ngandang sama bella.Yang pentingkan traktirannya ngalir terus."Haikal ikut nimbrung.
"Dasar mental gratisan loe Kal.!"
Ejek angga
"Sok loe ngga,Kayak loe nggak aja."
"Berisik loe pada ya... Gue sama bella cabut dulu.Kalian puas puasin deh,tenang aja gue yang bayar." Sambil beranjak pergi dengan bella yang terus bergelayut manja.
"Hahhahahhaha." Tawa angga dan haikal kompak dengan gelengan kepala melihat kelakuan mondy.
"Goyang truss bell sampai pagi." Teriak angga menggoda mondy.Sedangkan yang digoda tidak mengindahkan,Melenggang pergi.
Begitulah kehidupan malam seorang mondy.Bermain dengan para jalang untuk mencari pelepasan.Dulu dia tidak terlalu berminat dengan wanita,Paling hanya minum minum dengan teman temannya.Mungkin karena beban pikiran terhadap tanggung jawabnya di perusahaan dan keluarga.
#Sorry Gaje Baru belajar menulis imajinasi saya hehe
Maklumin ajaa yhaa #Ramon :) ;)
