so...

278 24 12
                                        

  Bel lonceng pulang pun telah berbunyi, kring.....kring.....
Nama aku Chaca ainun cholista nur pratiwi, dan biasa dipanggil Cholis.
aku sekarang duduk di bangku kelas satu SMA negri 1Ciraos, memang sih.... tempatnya sangat pelosok dan terpencil.

  Aku setiap harinya pergi ke sekolah, menggunakan sepeda lama yang sudah butut .
yaa.... apa boleh buat daripada aku ke sekolah berjalan kaki lebih baik aku naik sepeda itu kan agar lebih menyingkat waktu .

  Emm pekerjaan kedua orangtua ku ? pekerjaan kedua orangtua ku hanyalah seorang petani,itu saja kerja di tempat orang lain tapi ,aku tetap bangga meski bagaimanapun juga mereka adalah orang yang paling terhebat .....sedunia.
   Rumah? biasa aja sih ya... pas - pasan, apalagi penampilanku ooo...... ya jelas dong sangat pas-pasan tetapi, otakku gak banget deh kalau... pas-pasan .

   Menurutku ayah adalah orang terhemat didunia ,
dan juga , ayah selalu menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli benda yang dapat membawa ayah terbang . so.........

  Sedikit cerita tentang ayah, waktu remaja dulu ayah memiliki keinginan untuk pergi ke luar angkasa tetapi, keinginanya itu tidak tercapai karena minimnya uang dan juga kemampuan.

  Ibu dan ayahku selalu berkata bahwa pentingnya pendidikan dan berusaha.

   Sampai -sampai aku saja tidak boleh pacaran mereka bilang berpacaran akan mengganggu aktivitas belajar.

  Padahal aku saja tidak terlalu pintar di sekolah, aku dari dulu ingin sekali mendapatkan peringkat pertama di kelas. heh ternyata......

  Di kelas mendapatkan peringkat tiga tapi ,aku tetap bangga meski itu bukan targeku dan aku harus tetap berusaha agar bisa mendapatkan peringkat pertama bahkan juara umum.

  Aku sejak dulu ingin sekali menjadi anak yang berprestasi, aku juga sudah mencoba semua kegiatan yang ada di sekolah, mulai dari bidang olahraga dan kesenian tetapi, semua itu gagal.
  Namun selain itu aku juga mencoba mengikuti olimpiade  yang di selenggarakan di sekolah yaitu aku mengikuti olimpiade astronomi.

   Aku yakin kali ini aku pasti bisa, dengan berusaha dan berdoa, allah pasti memberikan yang terbaik untukku.

   Keesokan harinya saat olimpiade dimulai,aku mengerjakan soal tersebut dengan tenang meskipun soalnya terlihat sangat sulit.

   Beberapa menit kemudian....
waktunya pun telah habis dan ada beberapa soal yang belum terjawab. tetapi aku harus mengerjakan dengan tenang meskipun aku harus selesai paling akhir.

   Beberapa hari kemudian saat aku berada di dalam kelas sedang belajar , tiba -tiba ada bapak guru yang memanggil ku untuk kumpul
di suatu ruangan.
  
    Ternyata ada pengumuman hasil olimpiade kemarin, sudah sangat ramai peserta di sana
   Ternyata..... Alhamdulillah aku bisa masuk ke 10 besar olimpiade astronomi tersebut yaitu dengan urutan ke 6 aku bangga sekali aku tak menyangka .
 
   Karena aku selalu ingat kata -kata ayah, "sukses bukan berarti orang yang harus pandai tetapi sukses adalah orang yang gigih dan pantang menyerah ".

  Jadi ,setiap harinya aku harus mengikuti bimbingan olimpiade yang diadakan di sekolah selama 3 bulan.
   Setelah itu diadakan seleksi lagi, tetapi kali ini yang di pilih hanyalah 3 orang saja untuk mewakili lomba olimpiade astronomi tingkat kabupaten.

  Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, dan aku harus terus belajar lebih giat agar aku bisa menjadi nomor 1 yang mewakili sekolah SMA negri 1 Ciraos.
  Aku selalu shalat malam, meminta bimbingan kedua orangtua, dan setiap malamnya aku harus lembur untuk belajar karena, bagaimananapun aku harus bisa menguasai ilmu astronomi selama 3 bulan itu.
 
   Aku memiliki "hasrat "yang sangat kuat bahwa aku harus bisa .

   Setelah 3 bulan kemudian.....
Akhirnya seleksi pun telah di mulai,
aku lalu menatap soal tersebut dengan perlahan kenapa..soal ini sangat berbeda dari hari itu , soalnya sangat tidak bersahabat denganku !

   Aku tidak akan menyerah, meskipun soal ini sangat sulit tapi aku yakin pasti bisa , engkau pasti membantu ku yaalah!
 
   "Lalu aku menjawab soal -soal tersebut dengan perlahan. "

Setelah beberapa menit kemudian... waktunya pun telah habis dan harus di kumpul. 

  "aduuuh"...bagaimana ini aku belum selesai , masih ada soal yang harus aku kerjakan (dengan badan gerogi)

   Sedangkan teman -teman yang lainnya sudah selesai, hanya aku seorang pun yang belum selesai.  
  "(Tidak masalah bagiku meskipun mereka sudah selesai tetapi aku harus mengerjakan soal ini dengan teliti, aku harus bisa) ".

   Keesokan harinya pun pemberitahuan siapa yang akan terpilih untuk mengikuti olimpiade tingkat kabupaten mulai dari, biologi, kimia, mtk, gografi, ekonomi, dan astronomi.

Aku sangat berharap sekali bisa masuk ke 3 besar olimpiade itu agar aku bisa melihat kedua orangtuaku, guru, dan teman senang karena mereka selalu mendukung ku.

  Saatnya pun para guru membacakan hasil olimpiade tersebut, "juara pertama untuk mewakili sekolah ini adalah"...
  juara pertama : Lorenz Wijaya,
  juara kedua. :Johan Saputra, dan
  juara ketiga. : Chaca Ainun
                          Cholista Nur
                          Pratiwi.
  "Alhamdulillah yaalah engkau selalu ada untuk Cholis terima kasih yaalah "

   Saat itu aku langsung bergegas untuk cepat pulang karena, aku tak sabar ingin memberitahukan kepada kedua orangtuaku.

  "Ibu ,ayah ...akhirnya Cholis dapat memenangkan olimpiade itu dan besok ibu dan bapak guru meminta Cholis, dan teman -teman lainnya yang sudah terpilih berangkat ke kabupaten" ! (seru Cholis sambil girang).
  "Benarkah Cholis? kamu harus bisa menang ya Cholis "(seru ibu).
  "Itu belum seberapa Colis kamu harus tetap berusaha agar bisa ke tingkat provinsi nanti , dengar Cholis"?(seru ayah).
  "Baik yah yang penting ayah dan ibu selalu mendoakan Cholis ya"!!!
  "Itu pasti Cholis "(seru kedua orangtuaku).

   Keesokan harinya.....
Kamipun berangkat bersama menggunakan sebuah mobil dan sesampai di sana , banyak sekali peserta yang datang dari sekolah lain tetapi aku harus bisa mengalahkan mereka dan selalu "Positif thinking"!!!

  Setelah itu kami memasuki ruangan yang diawasi oleh banyak guru di sana , soal pun telah di beri oleh guru pengawas.
 
   Ternyata soal tersebut masih bersahabat denganku, hanya ada beberapa soal yang belum aku mengerti dan aku pasti yakin dapat menjuarai olimpiade ini. waktunya pun telah habis dan harus dikumpul

  Tak lama itupun, guru pun  langsung membacakan siapa saja yang akan menjuarai olimpiade astronomi ini .

(Dengan badan gemetar. panas dingin , yaalah semoga Cholis dapat menjuarai olimpiade ini yaalah! Cholis tidak ingin mengecewakan mereka , karena mereka selalu mendukung Cholis ,harapan Cholis dapat
membawa buah tangan) aminn...
Ternyata...

  Untuk juara pertama dalam olimpiade ini adalah : Chaca ainun
  cholista nur ptatiwi .
  juara kedua : Lorenz surya dan
  juara ketiga :Jakena
Selamat bagi pemenang olimpiade astronomi tingkat kabupaten ...(seru juri)

   "Aku terdiam apakah itu namaku, aku tak menyangka bahwa aku bisa. terimakasih yaalah engkau telah memberi yang terbaik untuk Cholis "!!!

   Juri pun langsung memberikan sejumlah uang dan penghargaan bagi pemenang lomba.

  Aku sangat senang... sekali, karena aku bisa membawa pulang piala untuk sekolah tercinta.

   Keesokan harinya saat tiba di sekolah aku sedikit menyampaikan pesan untuk mereka "terimakasih banyak untuk semuanya ,kalian sudah mendukung Cholis dan akhirnya Cholis dapat memenangkan olimpiade ini, mungkin jika tidak ada kalian Cholis tidak bisa seperti ini.
 
    Dan kita tidak boleh menyerah jika kita memiliki cita -cita setinggi mungkin berusahalah untuk mencapai cita -cita tersebut.
  
   Kalian harus ingat satu hal ,bahwa orang sukses bukan berarti orang yang harus pandai tetapi sukses adalah orang yang gigih dan pantang menyerah sekian terimakasih ".

Nah...😜😇gimana nih ceritanya seru kan😀 cerita tersebut dapat memotifasi kita loh 😕jika kamu memiliki impian,berjuanglah💪untuk menggapainya🙋 tanpa putus asa. yuk🙌.. baca selengkapnya!setelah ini apa yang akan dilakukan Cholis yaa???
    eit😜... tapi jangan lupa dong
👉vote dan 👉komennya oke👍,
              "thank you"

 INCREDIBLE  to  SPACESHIPWhere stories live. Discover now