Kecelakaan Qisha

817 14 0
                                        

   "Mi, Qisha berangkat kuliah dulu yaa. Assalamu'alaikum umii. ",ucap Qisha terburu-buru berlari menuju pintu keluar rumah.
   "Walaikumsalam, Sha. Jangan pulang kesorean lagi nanti yaa. ",pesan Umi yang tak digubris oleh Qisha.
  

   Sepeda motor Qisha melesat begitu kencang di jalan raya.Tiba-tiba... Brakkk...... Qisha terjatuh. Qisha pingsan tak sadarkan diri, darah segar mengalir dari kaki dan tangannya.Seketika jalanan macet total. Semua orang berkerumun melihat Qisha. Tapi tak satupun berani menyentuhnya. Sungguh malang, penabrak Qisha melarikan diri
  

    "Dia masih hidup, bantu saya masukkan wanita ini ke dalam mobil",pinta lelaki maskulin itu setelah diperiksanya nadi di tangan Qisha yang masih berdenyut.Beberapa orang membantu lelaki tersebut mengangkat Qisha ke dalam mobilnya. Dengan kecepatan tinggi ia melarikan Qisha ke rumah sakit terdekat.
  

   Umi dan Abi Qisha telah tiba di rumah sakit. Keadaan Qisha mulai membaik setelah ditangani oleh dokter. Umi mencari orang yang telah menolong Qisha untuk mengucapkan terima kasih. Tetapi umi tak mendapatkan orang tersebut. Umi mencoba bertanya kepada perawat di rumah sakit itu tentang orang yang menolong Qisha, tapi perawat tersebut pun tidak mengetahui identitas orang yang dimaksud. Perawat hanya memberikan informasi bahwa orang yang menolong Qisha adalah seorang lelaki yang amat tampan. Haha. Perawatnya baper yes...
  

    "Assalamu'alaikum tante",ucap salam Malik sambil menjabat tangan Umi dan Abi. "Walaikumsalam nak Malik",jawab Umi. "Udah gimana Qisha tan? Tadi mama bilang Qisha kecelakaan ditabrak lari di jalan menuju kampus. Jadi,  Malik pulang kuliah langsung buru-buru kesini.",jelas Malik sambil menuju kursi dekat Abi. "Alhamdulillah udah lumayan baikan. Bantu do'a supaya Qisha sembuh ya nak Malik. ",ucap Umi sedih.
  

    Setelah 3 minggu berlalu, akhirnya Qisha sembuh dan bisa kembali ke kampus. Tak sabar rasanya Qisha ingin berkumpul dengan teman yang lainnya. Terkhusus dengan Malik sepupu sekaligus sepupunya.
  

    "Maliiiikkkk!!!!!. ",teriak Qisha memanggil Malik saat turun dari mobil Abi. "Ucap salam dulu kalii,Sha",ucap Malik sebal sambil menunjukkan wajah tidak suka.Qisha menggandeng tangan Malik sambil cengengesan untuk menggoda Malik agar tersenyum.Malik tak menggubris dan terus berjalan tanpa melihat Qisha sedikit pun.
  

   Setelah kuliah selesai, Qisha menunggu Malik di depan gerbang. Qisha berharap Malik bersedia mengantarkannya pulang, karena Abi tidak bisa menjemput sebab Abi sedang ada rapat penting di kantor.Sudah sejam lebih Qisha menunggu di depan gerbang, tetapi mobil Malik belum juga terlihat lewat. Akhirnya Qisha mencoba menghubungi Malik. Namun, tak diangkat. Qisha mulai risau, ia merasa khawatir dengan Malik. Ia pun berjalan menyusuri parkiran mobil. Nihil, Malik tetap tidak ada.

Ini Qisha lagi nungguin Malik, dia senyum karena sadar kamera. Hehe

 Hehe

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

  

    "Happy birthday, Qisha sepupu terbawelku. ",kejut Malik dari belakang Qisha sambil membawakan sekotak kue tart hello kitty kesukaan Qisha. Qisha menangis terharu tak menjawab ucapan Malik. Bruukkk.... tart itu jatuh mengenai pakaian Qisha karena Malik disenggol oleh lelaki yang tidak mereka kenal. Seketika suasana bahagia itu buyar. Plaaakkk... Qisha menampar lelaki yang tidak merasa bersalah tersebut kemudian menarik tangan Malik menuju mobil.

Siapakah lelaki tersebut? Akankah Qisha bertemu kembali dengan lelaki itu? Pantengin terus yaa guys 😍.ILY

 

TalakCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang