Prologue

0 0 0
                                        

  "Kamu paling tahu aku nggak suka kamu kaya gini,"Marco menghela nafasnya kasar. "Sekarang apa yang bisa aku lakuin?"kembali Marco terdiam.
  "Aku enggak apa-apa Marco."satu kalimat yang dapat dilihat Marco kepalsuan didalamnya."Maldive lebih kuat dari yang kamu pikirkan."lamjutnya yang ditanggapi pelototan tak suka dari Marco.
  "Terus sekarang apa?"tanya Marco sebagai balasan atas apa yang dikatan gadis dengan kain mengikat sekitar tangannya.
  "Move on,Marco.Jangan menunggu ku.Aku ga sebegitu perlu kamu tunggu,aku aneh Marco."balasnya seraya melihat ke tangannya.
  "Kamu aneh,dan itu menarik."balas Marco yang membuat wajah gadis itu bersemu merah. "Seandainya kamu tahu seberapa besar aku suka senyuman mu itu.Dasar gadis nakal."Marco menjawil hidung mungil Maldives yang membuatnya memberenggut kesal.
  "Pulanglah.Aku nggak apa-apa.Dan,kali ini aku benar-benar nggak apa-apa.Ada Bunda Resya sama mbak Tari disini."Maldives meneteskan air mata tepat setelah berkata seperti itu.Marco menatap gadis rapuh didepannya seolah bisa Marco menyentuhnya dia akan hancur.
  Marco memeluk erat tubuh Maldives yang bergetar karna tangis. "Cry to me when ever you need it."ucapnya seraya mengelus punggung polos Maldives.

Yayımlanan bölümlerin sonuna geldiniz.

⏰ Son güncelleme: Feb 18, 2018 ⏰

Yeni bölümlerden haberdar olmak için bu hikayeyi Kütüphanenize ekleyin!

Judul Standar - Tulis Judul SendiriBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin