Hari ini aku melewati persimpangan jalan rumahmu lagi.
Tidak mengharapkan apapun.
Aku hanya mengenang sedikit kenangan kita yang ku miliki.
Kemarin pagi, tanpa sadar aku berjalan ke persimpangan jalan ini.
Hendak mengantarkanmu memulai rutinitas harianmu. Seperti kebiasaan.
Lupa bahwa kau sudah tak bersamaku lagi.
Siang ini aku aku berjalan sambil melirik gang rumahmu lagi.
Ya aku sengaja memutar jalan. Walau aku tak tahu apa yang akan kulakukan jika bertemu dengan mu.
Bahkan di sore ini, aku berdiri di bawah lampu persimpangan jalan dekat rumahmu.
Menyanyikan sebuah lagu kenangan kita, apa kau mendengarnya?
Atau setidaknya kau menyadari kehadiranku dari jendela rumahmu.
Kini hari sudah mulai gelap, aku hendak menyudahi perasaanku malam ini.
Sebuah sepeda motor melintasiku dan berhenti tepat di depan pagar rumahmu.
Syukurlah, dia lebih baik dariku. Karena telah mengembalikan senyum indahmu.
*~*~*
Perempuan itu menatap punggung laki-laki yang sedang berjalan di bawah cahaya redup lampu jalan. ia berusaha tersenyum walau matanya yang sayu tak bisa menutupi perasaan sesungguhnya.
"Kamu nggak masuk?"
"Iya kak" jawab perempuan itu.
-end-
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
NFlying-Crossroad
https://www.youtube.com/watch?v=KWri6Wrg_oM
ESTÁS LEYENDO
Page Turner
De Todo"Kutukan bagi penulis adalah terkadang memberi arti berlebihan pada kata yang seharusnya berati sederhana" (The Architecture of Love by Ika Natassa) . . ini cuman fast fiction dari potongan plot-plot yang terlintas di kepala saya. Terima kasih buat...
