bukan ku tak peduli
hanya ku takut kau salah arti
benar ku penyendiri
sampai kau menemani
sejak awal bertemu ragamu
ku sedikit tersipu malu
tapi ku singkirkan tanpa ragu
hanya untuk mengenal sosokmu
ada degup yang tak terkendali
bila aku berada didekatmu
ada senyum yang tak tersembunyi
bila kamu menyapaku
ada fikiran yang melayang tinggi
bila aku mengingatmu
maaf ku tak mahir merangkai kata
karna ku bukan pujangga
maaf ku tak pandai membuat tawa
karna ku hanya perempuan biasa
maaf ku tlah jatuh cinta
pada seorang yang memberi warna
maaf ku tak bisa lupa
karna ledakan tawamu abadi didada
ajarkan aku mencintaimu
kalaupun kamu tak mencintaiku
ajarkan aku mencintai Tuhan kita
karna Dia yang maha membolak-balikan rasa
karna Dia yang menjadikan rasa itu ada
karna Dia yang mempertemukan kita
biar waktu yang menyatukan temu
biar tawa yang menemukan rindu
ku akan selalu menunggumu
kembali ke pelukanku seperti dulu
tapi pabila ku membisu
bukan berati ku meragu
tapi ku takut kau jemu
yang berakhir dengan sendu
