PROLOG

261 11 0
                                        

Matahari sedang mengalami musim dingin. Pantulan cahaya bulan tidak sehangat biasanya, angin malam memeluk sosok gadis yang tengah menatap rembulan yang tengah duduk diatas kap mobil McLaren merah hitamnya ditemani sekaleng kopi kaleng yang juga sama dinginnya dengan malam ini.

"Hey Lu. Kau siap? Sudah waktunya kita berangkat. 30 menit lagi  pertandingannya dimulai dan kau harus berada di arena 10 menit sebelum start untuk cek mesin dan breefing dengan Tim kita!" Ujar pria tampan nan tinggi itu pada leadernya yang dilihat dari manapun tetap luar biasa cantik walau tanpa make up dan gaya tomboy nya.

"Hm, ayo pergi!"hanya itu tanggapan gadis itu. Choi Luhan membuang kaleng kopinya ke tempat sampah lalu memasuki mobilnya diikui oleh minhyun dibelakangnya bersama mobil lainnya.

"Ck, serius Lu kopi dingin ditengah malam tidak baik untuk kesehatanmu!"

"Kau tau aku harus mendinginkan kepalaku sebelum bertanding. Lawan kita kali ini sedikit menjengkelkan, jadi aku harus tetap siaga."

"Aku tau,tapi kau juga harus tau kami akan menjagamu agar tidak terluka walau hanya goresan. Jadi cukup fokus pada balapan saja, sisanya kami yang urus". Timpal minhyun.

"Iya, aku mengerti. Ayo berangkat!"

Akhirnya ketujuh mobil itu pergi secara beriringan dikomandoi McLaren leader mereka.

Hwang minhyun, teman satu timnya di dunia balap sekaligus wakilnya sebagai leader Tim FF7, Fast to Finish  7 yang dia dirikan 3 tahun yang lalu bersama dengan 5 temannya yang lain. Kim myungsoo, V, Jimin, Kang Daniel dan choi minho. Mereka bertemu tidak diawali hal yang baik namun sebaliknya, Luhan menolong mereka waktu dikeroyok sekelompok orang di malam bersalju sewaktu dia pulang dari kerja parttime-nya. Awalnya mereka menolak mengucapkan terima kasih atas bantuan Luhan karena tidak terima diselamatkan oleh yeoja mungil yang luar biasa cantik walaupun dalam balutan pakain ala lelaki yang sialnya sangat hebat dalam taekwondo. Luhan dengan wajah datarnya hanya tidak peduli, dia menolong mereka sedang sial saja karena makanan yang dia bawa jatuh saat pengeroyok itu mendorong V sehingga jatuh menyenggolnya.

Sejak saat itu mereka sering bertemu walaupun kebetulan dan sering cekcok tak penting namun mampu membuat hubungan mereka kompak dan solid. Mereka masih sama sama JHS namun memiki cerita hidup berbeda, namun sama kelamnya, karena hal itulah Luhan mau berteman dengan mereka walau berbeda sekolah. Persahabatan yang didasari dengan satu perasaan yang sama yaitu terbuang dan tersisih membuat mereka bertekad memutuskan akan menentukan sendiri takdir dan hidup yang akan mereka jalani tanpa campur tangan orang lain. Jika dunia tidak berbaik hati pada mereka, untuk apa mereka berbaik hati pada dunia. Mereka akan menggenggam dunia ini sehingga tak ada seorangpun yang mampu meremehkan mereka.

Brrrrmmmm......

Puk, ke-7 mobil itu terparkir sempurna di depan pit mereka. Luhan selaku leader dan satu2nya pembalap sekaligus pendiri tim adalah gadis berusia 17 tahun yang sangat disegani didunia mereka, tidak ada yang tidak mengenalnya karena hanya dia satu2nya gadis di profesi ini. Sekarang FF7 sudah beranggotakan 12 orang, 7 orang termasuk dirinya adalah pro sedangkan 5 orang lainnya newbie. Suga, j-hope, yuta, jong up dan zelo sudah siap dengan monitor dan earphone mereka. Malam ini mereka akan turun dalam formasi tim, yaitu Luhan, Minhyun, V, Jimin dan Myungsoo. Dengan finish satu Luhan.

"Noona, mesin mu sudah dipanaskan. Jika keadaan darurat kau bisa tekan pendingin yang sudah kupasang di mobilmu, ingat ini hanya balapan biasa cukup selesaikan 10 menit dan kita menang. Jangan terlalu bersemangat atau kau akan menghancurkan mobilmu lagi!" Cercah si teksini Zelo yang satu tahun dibawah Luhan namun sangat tinggi itu.

Love, Live Bullshit!!(hunhan GS)Histórias para pegar e não largar. Descubra agora