Sesosok dilorong gelap#1

22 1 0
                                        

Saat itu sely dan liam (ayahnya) ingin menemui Ema (ibu tirinya sely). Sely tidak suka pada Ema ,karna Ema telah memisahkan sely dengan ibu kandungnya. Sely memutuskan untuk tidak ikut dengan liam. Liam berusaha membujuk sely untuk ikut dengannya menemui Ema. Liam membujuk sely dengan cara kita akan pindah ke rumah baru , saat sely mendengar perkataan itu dari ayahnya ,sely pun langsung mengikuti perkataan ayahnya . Sely dan ayahnya lalu pergi menemui Ema di rumah barunya . Saat sampai di rumah itu belum beberapa menit saja Liam dan Ema sudah meninggalkan Sely bersama pembantu barunya Lina di rumah baru nya . Sely sangat marah saat itu kepada Liam dan Ema . Lalu sely masuk ke dalam rumah baru nya untuk mencari kamarnya dan di bantu oleh pembantu barunya Lina.
"Mba, tolong bawakan barang-barang aku yah ke dalam , aku mau cari kamarku dulu mba" kata sely
"Baik" jawab Mba Lina lemas
Lalu sely mulai mencari kamarnya . Saat beberapa lama sely pun menemukan kamarnya.
"Hufhh, capek juga ternyata mencari kamar di rumah yang besar" bicara sely dalam hati
Sely mulai melihat-lihat kamar tersebut dan sely merasa aneh dengan lorong yang di dekat kamarnya itu , karna di lorong itu sangat gelap. Lalu sely pun memanggil pembantunya untuk membawakan barang-barangnya ke kamarnya
"Mba Lina tolong bawain barang-barang aku ke kamarrr!!" Teriak sely
Sely tidak mendengar jawaban dari Mba Lina.
"Mungkin Mba Lina sedang sibuk membersihkan ruangan bawah" pikir sely dalam hati
Sely pun duduk di atas kasur sembari melamun
"Kenapa ayah meninggalkan ibu, kenapaaa, aku rinduuu ibuuu" kata sely sambil menangis
Sely pun menghapus air matanya. Sely sangat kesepian di rumah itu . Sely memutuskan untuk pergi dari rumah itu menuju rumah ibu kandungnya. Sely lari ke bawah untuk mengambil barang barangnya dan membawanya pergi. Saat sely hendak pergi, sely melihat sesosok yang gelap dan matanya sangat merah Di lorong gelap dekat kamarnya . Sesosok itu menatap sely dengan sangat tajam dan marah. Sely sangat ketakutan dan dia langsung berlari ke kamar yang berada Di dekat pintu keluar. Sely menutupi dirinya dengan bantal dan selimut. Bayangan hitam sesosok mata merah itu berjalan menuju ke arah sely dan sely sangat gemetaran dan sely juga ingin berteriak tapi tidak bisa . Saat sesosok mata merah itu mendekatinya sely berusaha berteriak dan akhirnya dia bisa.
"Mbaaaa Linaaaaaa tolonggggg selyyyy!!!" Sely berteriak sangat keras
Tiba tiba bayangan itu hilang seketika.
Sely perlahan membuka selimut nya , saat membuka selimut itu sely pun sangat terkejut , di depannya berdiri Mba Lina pembantunya sely.
"Ada apa nona memanggil Mba" kata Mba Lina sambil berkata sangat lemas,
"E-Engga Mba , m-mbaa dari tadi di depan saya??" Tanya sely gagap
"Tidak nona , baru saja Mba di sini ,Mba habis bersih bersih basement nona" jawab Mba Lina lemas,
Akhirnya Sely di bawa oleh Mba Lina menuju kamarnya. Karna sely sangat ketakutan akhirnya sely tidur di pangkuannya Mba Lina.
                                  ***

Dalam GelapOnde histórias criam vida. Descubra agora