Pertemuan Pertama

9 1 0
                                        

Inilah aku,Dicky.Tidak seperti kebanyakan orang yang selalu bahagia,hidupku suram
Keadaanya itu seperti di dasar laut yg gelap, selain itu aku juga sendirian... Dari SD sampai saat ini yaitu SMA.Sekarang aku sekolah di SMA RAIZEN kelas 10.
Tapi aku ingin berubah.Jadi sudah kuputuskan,aku akan melakukan apapun semauku
Sebelum aku pergi .
Aku berharap besar pada kelas ini,aku harap aku bisa bergaul.
Memang pertama kami bertemu tenang tenang saja....tapi lama kelamaan..perlahan mereka pergi menjauh dariku...
Orang yang aku anggap sebagai sahabat juga pergi...
Finally,,I am alone again..
Satu bulan aku murung,dan gak ada yang peduli...
Akhirnya di semester satu ini aku memutuskan untuk sendiri.
Sampai saatnya UAS telah usai.
Dan libur panjang pun menanti.
Juga ketambahan acara HUT SMA yang ke-14.
Bermacam-macam event yang diadakan seperti jalan sehat,kreasi kelas, dan membuat batik...
Aku pernah berfikir untuk apa merayakannya sendirian..
Tapi...
Saat aku sendirian dikelas..semua membicarakan tentang ini itulah mbahas yang buat event HUT.
Saat pulang..saat aku berjalan menuju sepeda motorku...
Tiba-tiba......
"Dik,ayo ikut kami,mungkin kami perlu bantuanmu"
Aku sempat berfikir,buat apa ikut mereka hanya membuang-buang waktu saja..tapii....
"Ayoo..."(Devi Amalia,teman sekelas yang petakilan,konyol,kocak,baik dan perhatian mengajakku untuk ikut)
"Iya iya"(aku hanya bisa pasrah.)
Sesampainya dirumahnya aku hanya duduk-duduk saja,sambil mendengarkan musik yang aku setel dari handphone milikku.
Aku juga bingung mau membantu dengan cara apa.
Aku menganggap mereka itu sama seperti yang lainya,yang datang disaat membutuhkan saja.
Tapi....ada seseorang yang bisa membuat semua orang tertawa.
Miko namanya.Memang dia juga sering ngelawak di kelas,bahkan disaat ada gurunya juga dia seperti itu...
Mungkin karakternya memang begitu...
Keesokan harinya.....
Aku kembali diajak oleh mereka untuk mengerjakannya lagi.
Tapi...seperti biasa yang mengajakku adalah Devi.
Entah mengapa hanya mereka yang mau mendekat denganku.
Pada saat itu aku nemakai jacket biru....karena asik membatik sampai2 tanganku kena cat,juga jacketku....Aku salut dengan Devi dia masih bisa menggambar walau tangannya patah.Akhirnya aku meminta agar aku yang menyelessikannya...
Saat pagi itu,aku dapat kabar bahwa Devi tangannya patah...
Aku ketinggalan info alias kudet(kurang update)
Mungkin karena setiap harinya aku sendiri teruss....
Jadi gk tau deh....
Padahal acara membuat batik kan dirumahnya... Jadi dipending dulu....tapi yumi tidak keberatan akan hal itu.Akhirnya membuat batik itupun dilanjutkan....aku mulai membantu yang lain menggantikan Devi...sementara
Aku juga lama kelamaan mulai berinteraksi dengan mereka....
Dan aku juga sudah bertukar e-mail .......
Kemudian 01 Januari 2018
Aku mulai bertanya dan berbicara kepada mereka,walaupun hanya lewat e-mail.Terutama aku bertanya ke Devu..kenapa bisa patah?,mana yang patah?,(aku dijawab aja udah seneng...)
Keesokan aku mulai bebicara pada Devi secara langsung walaupun itu hanya becanda...
Tapi.....6 Januari 2018
pada saat latihan buat pentas seni.....aku mengobrol, curhat ,dengan Devi di depan kelas...selagi semua latihan aku dan Devi istirahat sejenak menikmati angin...sambil curhat tentang masalah dan penyakit yang aku derita....
Mungkin hanya dia yang ku beritahu...
"Devi.....aku ingin berbicara sesuatu padamu,apa boleh?"
"Iya iya..kita itu teman,gak papa cerita ajaa.."
"Setiap hari kamu selalu saja dikelilingi oleh banyak teman...aku iri, aku ingin sepertimu..."
"Ya mereka itu cuma sementara."
"Sementara maksudnya???"
"Mereka itu gak selamanya ada disisiku..mungkin mereka hanya mau berteman denganku jika butuh saja.. "
"Oh iya bagaimana keadaan tanganmu itu??"
"Sudah lumayan membaik besok gipsnya akan dilepas..."
Setelah jejadian itu....
Aku mulai berinteraksi dengan
yang lain....
Malam harinya aku kembali mengobrol denganya walaupun hanya lewat e-mail ....
"Devi...apa kamu pernah berfikir untuk bunuh diri?"
"Pernah sii....Bahkan aku pernah berulang kali mencoba untuk bunuh diri.. Pernah saat itu aku menyayat tanganku berharap kena nadinya,tapi nggak....
Pernah aku memakan obat di meja semuanya tapi gak overdosis..."
"Aku juga pernah....mencoba untuk loncat dari tebing...tapi aku malah terpeleset...jadinya cuma...berdarah di kepala doang"
"Udahlah...jangan ngomong kaya gitu lagi aku sedih....oh ya tentang penyakit kamu yang itu lebih baik cepat berobat biar gak tambah parah"
"Iya makasihh...."
Aku gak habis fikir, masih ada orang yang mau berteman denganku.....
"Iya sama-sama.... Semangatt yah..jangan putus asa biar pikiran mau bunuh diri itu gk balik lagi...tambah kesibukan dengan hal yang positif.. Ok..selamat malam"
Berkat dia aku menjadi lebih baik...aku juga mulai berteman..
Setelah bertemu dengannya aku menganggapnya sebagai sahabat pertama dan terakhirku,karena sumber penyemangat hidupku adalah dia....
Devi Amalia Pratiwi......

Itu hanya sekadar pengalaman pribadiku....tapi dengan lain nama......
Enjoy your read and votte
...thanks.

Next ditunggu aja ya....

THE MEAN OF LIVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang