Yellow carnations

130 26 12
                                        

Simply, talk simply
Please ignore the recent state of mind


Guanlin sadar.
Amat sadar.
Jika, seseorang yang begitu berarti didalam hidupnya, perlahan berjalan mundur menjauhi kehidupannya.

Tetapi guanlin, dia.. mencoba untuk membuang semua fikiran buruk tentang itu.

Ia tidak mau berfikiran buruk tentang kekasihnya, Park Jihoon, yang perlahan mulai menunjukkan perubahan kepadanya.

Tetapi semua perubahan itu terlalu nyata untuk dielak.
Perubahan itu bukan sekedar pikiran buruk yang bisa muncul atas dasar kekhawatiran.


You aren't an actress
Don't make up any of those plots

Guanlin sadar.
Ia tak bisa selamanya menutup mata dan bertindak seolah-olah semuanya hanyalah mimpi belaka.

Dia melihat semuanya.
Jihoon-nya, berciuman dengan lelaki lain tepat dihadapannya, tanpa mengetahui bahwa mereka yang tengah berciuman, tengah ditatap oleh seseorang diseberang mereka.

"Dari mana saja kau?"

"Habis makan bersama beberapa rekan kerja kantorku."


No motives, I only just want to see how you justify
Your expression of discomfort, like an actress of no skill
That the audience can discern at first glance


Waktu sudah menunjukkan pukul 1 malam.
Tetapi Park Jihoon, masih tengah asyik memainkan ponselnya.
Terlihat dia sedang membalas pesan dari seseorang, sambil tak hentinya menyunggingkan senyuman.

"Dari siapa?"

"...."

"Tidurlah, ini sudah hampir subuh, kau besok harus kerja bukan?"

"Sebentar lagi, aku sedang membahas masalah kantor dengan rekan kerjaku."

"Apa masalahnya begitu menyenangkan hingga kau tersenyum seperti itu?"

Guanlin segera memejamkan matanya. Tak ingin menghiraukan Jihoon-nya yang tengah asyik membahas masalah kantor dengan rekan kerjanya.

Ia tau, dengan siapa Jihoon berhubungan.
Ia hanya terlalu takut untuk mengatakannya.
Biarlah Jihoon bermain dibelakang, asalkan.. Jihoon-nya tidak akan meninggalkannya.


When I should've complemented your act, I turned a blind eye
As you forced the one that loved you most to improvise,
Will we ever get to the bottom line?
In tune with the changes of times, watch those dull performances


"Aku akan pergi, kantorku mengadakan acara makan bersama atas keberhasilan pencapaian target penjualan."

"Mungkin malam ini aku tak akan pulang. Jadi jangan menungguku."

Guanlin segera menghubungi temannya; Hwang minhyun, yang kebetulan bekerja diperusahaan yang sama dengan Park Jihoon.

"Hallo hyung, apa kau hari ini akan pergi makan bersama dengan teman kantormu?"

"Tidak, kenapa memangnya?"

"Ahh tidak, apa kantormu tidak mengadakan acara?"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 09, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Love isWhere stories live. Discover now