Tik tik tik..
Ku tadahkan tanganku. Basah oleh tetesan kecil air.
Aku menengadah, menatap langit. Penasaran apa yang terjadi padanya.
Tes tes
Kini tetesan itu mengenai wajahku. Perlahan tetesan itu mulai membesar, jatuh ke tanah dan memunculkan aroma khasnya.
Hmm..
Aroma yang menyenangkan sekaligus mengharukan.
Aku sangat menyukainya. Kehadirannya, sapaannya, aromanya, bahkan jejak yang ditinggalkannya.
Aku tak pernah peduli siapa yang datang bersamanya. Angin, gemuruh, pelangi, bahkan petir sekalipun. Dan aku tak pernah peduli apa yang terjadi padaku setiap kehadiran hujan. Basah, dingin, ataupun luka. Senyum ini selalu terlukis di wajahku, tanpa pernah meminta izin.
Sungguh, percayalah. Aku tidak pernah membecinya..
DU LIEST GERADE
Under The Rain
RomantikHujan mampu meciptakan maupun memusnahkan bahkan sekeping jejak
