Perempuan mana, yang mampu mencintaimu setabah aku?
Yang lebih memilih tuli, atas segala penghianatan dan dusta yang kau beri.
Aku memilih tetap mencintai.
Tak perduli sudah berapa kali kau menyakiti.
Berapa perempuan yang sudah kau dekati.
Berapa perempuan yang sudah kau bohongi.
-🌛
==========
4 November 2017
YOU ARE READING
Sajak Senja
PoetryMungkin kau bertanya kenapa aku menuliskannya. Sebab dengan kata, dia hidup. dengan kata, sosoknya abadi. Sebab memilikinya dalam kata sudah cukup membahagiakan. Walaupun menuliskan kata yang mungkin sia sia sebab dia tak membacanya. Bila pun dia me...
