Part 1

698 63 4
                                        


"Shinhye~ya pelankan mobilnya" pekik wanita paruh baya pada putrinya yang kini tengah membawa mobil dengan kecepatan penuh.

"Eomma tenang saja ,, kau tahu aku ini sudah mahir dalam membawa mobil" sahut gadis bernama lengkap park shinhye kepada ibunya yang duduk disebelahnya. Hari ini ia begitu bahagia setelah mendapatkan hadiah sebuah mobil yang sangat diimpikannya dari sang kakak dihari ulang tahunnya.

"Sayang pelankan mobilnya" uhm hyemi semakin mengencangkan pegangannya sebab laju mobil yang dibawa shinhye semakin kencang.

"Eomma kau ten..."

"Shinhye awas didepanmu" teriak hyemi yang melihat mobil sedan berwarna hitam melaju dengan kecepatan yang sangat cepat kearah mobil yang ia naiki bersama sang putri.

Shinhye segera membuang stir kekiri namun karena kecepatan mobilnya hingga terlalu sulit untuknya untuk menghentikan mobil yang ia kemudikan.

"Ahhhhhhhhhh" teriak shinhye dan hyemi ibunya bersamaan.

Braaaaaaaaaaaaaaaak...


"Aaaaaahhhh eomma" teriak shinhye bangun dari tidurya..
Dengan nafas yang tidak beraturan shinhye terbangun dari mimpi buruknya.
Kejadian 5 tahun lalu membuatnya terus diliputi mimpi yang sama setiap malamnya.
Ia menutupi seluruh wajahnya dengan kedua telapaknya menangis menyesali apa yang telah terjadi dimasa lalu.

Clkkkkk.
Seorang pria dengan piyama coklat segera berlari setelah mendengar teriakan dari kamar shinhye.
Dia adalah haejin kakak shinhye.

"Shinhye ada apa?" pekik haejin segera memeluk adiknya yang terlihat histeris.

"Oppa hiksssh hikksssh ini semua salahku .. Eomma meninggal karenaku hikkksh" isak shinhye. Haejin semakin mempererat pelukannya kepada sang adik..

"Tidak ini semua bukan salahmu" ujar haejin dengan mata yang berkaca-kaca.
"Ini semua sudah rencana Tuhan kau tidak boleh menyalahkan dirimu. Oppa yakin eomma disurga akan sedih jika kau terus begini" terang haejin.

Shinhye semakin terisak meski sudah lima tahun berlalu shinhye semakin merasa bersalah akan kematian yang terjadi pada ibunya.
Andaikan saat itu ia menuruti perkataan ibunya pasti saat ini hyemi masih berada disisi mereka berdua.
Dan pasti semua tidak akan seperti ini.

Someone ElseWhere stories live. Discover now