rêves

23 4 0
                                        

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Apakah aku gila ? karena memiliki fantasy yang sangat kuat tentang seorang vampire tampan ? apakah vampire itu ada ? baik vampire origin, slave atau revenant yang sering ku lihat di DVD favoriteku ? apakah benar manusia hidup berdampingan dengan vampire ? bagaimana cara menemukan vampire – vampire itu ?

֍֍֍

I have died every day waiting for you...

Darling don't be afraid,

I have loved you for a thousand years

" herf... herf ! get up ! " pekikan ini sangat mengganggu tidurku .

" shit ! what time is't ? " responku dengan mata terpejam.

" pass nine ! " kali ini suara mona lebih tinggi.

" oh tidak kita akan terlambat ! " aku berlari menuju kamar mandi dan membersihkan badanku dengan cepat.

--------------------------

" hufftt.. tadi aku bermimpi lagi ! aku bisa gila ! " rutukku kesal.

" bukannya kau sudah gila herf ? " suara albert kini makin menambah emosiku.

" cih... hai manusia mesum ! kepada siapa kau berbicara ? " aku berdiri dari kursi yang tadinya kududuki.

" enjoy baby ! just kidding ! " sebuah lengkungan terluki diwajahnya.

" dia sedang ada tamu bulanan al ! jangan terlalu membuatnya kesal ! " kulihat mona menepuk pundak albert beberapa kali.

" pantas saja kau sangat sensitif baby ! cup.. " albert mencium pipi kananku.

" hy guys ! " sam datang membawa 2 paket KFC dan 2 botol minuman soda.

" kau lama sekali sam ! " tutur mona.

" ahhh, sorry tadi aku memiliki sedikit urusan dengan pacarku "

" kau menghamili pacarmu lagi sam ? " kali ini aku membuka suara.

" lebih buruk dari itu herf ! "

" whaha kau terbaik sam ! apakah kau akan mencari pacar lagi ? " albert sangat antusias kali ini. dasar lelaki selalu saja picik.

" why not, hahaha ? "

" dasar lelaki picik ! " mona mengarahkan pandangan tajam kealbert.

" aku tidak akan seperti itu padamu honey ! " albert mengerlingkan matanya.

" aku percaya padamu bert ! " mona mengelus pipi albert.

Persetan dengan mereka bertiga. kali ini aku sangat terpesona dengan apa yang kulihat. Mimpi ? oh tidak ini sangat jelas ! mereka tampak seperti vampire di imajinasiku ! kulit mereka sangat pucat ! persis sekali !

" herf ! are you okay ? " ahh.. suara sam sangat menggangguku.

" I'm okay sam ! lihat 5 bersaudara itu " kuarahkan telunjukku tepat dimana 5 saudara itu berada. Tak jauh dari posisi kami hanya berkelang 4 meja.

" why ? " sam menyipitkan mata orangenya.

" mereka terlihat seperti vampirekan ? " aku tersenyum.

" Kkkkk... crazy ! " albert membuatku kembali kesal.

" Oh my got ! perfect ! " gumamku.

------------------------------

5 saudara yang berada dikantin tadi, 3 dari mereka menjadi teman satu kelasku. Ohh... tidak mereka akan menjadi calon dokter ? sama sepertiku. Aku sangat tidak menyangka satu dari mereka memilih duduk dibangku kosong sebelahku ! namanya blaze. Dia sangat tinggi, rambut blondenya sangat seksi menurutku dan satu lagi manik mata sangat terang, bewarna hazel. Dia bercerita banyak padaku tentang saudaranya payne dan karl, yang satu kelas juga denganku. Hemm... aku menyadarinya payne sangat tampan, rambut light brownnya menambah ketampanannya. Jangtungku selalu berdegup ketika melihat manik birunya, terasa sangat tidak asing untukku.

Normal Pov

" Ms. Herfa kau punya waktu luang ? " kali ini blaze memulai percakapan lagi.

" aku rasa setelah ini jadwalku kosong " jawab herfa dengan manik hijaunya yang sangat cantik.

" ikutlah bersamaku ! aku ingin kau bercerita banyak tentang sarana prasarana kampus ini, aku sedikit belum hapal tentang itu ? "

" ohh tentu Mr. Blaze. Kkkkk~~ " senyum herfa sangat sumringah sehingga membuat alis mata blaze bertaut heran.

" happy virus "Blaze hanya mengikuti jalan gadis didepannya dan mengerlingkan matanya dihadapan keempat saudaranya yang tadinya menunggu didepan pintu kelas.

" maniak kau blaz ! " rutuk karly kepada kakak keduanya itu.

" aku sudah menduga ini karl ! memang bedebah kau bel ! " sepertinya rowen ikut merutuk kakaknya tersebut.

" berhenti merutuk adikku karl, row ! atau sebentar lagi kalian mendengar jeritan veneshia ! " kali ini payne mulai buka suara dan menggoda kedua adiknya yang menggurutu dengan sikap blaze.

" kau memang yang terbaik payne ! " veneshia tersenyum.

" aku padamu adikku ! " payne memberikan fly kiss. Yang disambut gedikan jijik dari veneshia.

" yang ini aku tidak setuju payne ! Kkkk~~ " kali ini keempatnya ikut tertawa

------------------------


--------------------------

TBC.....

                First post story and chapter.

Le Tant AttenduStories to obsess over. Discover now