Chap 1 : Runaway

2 2 0
                                        

Min Hana POV

Suasana gereja kini penuh dengan orang-orang penting. Sebagian besar adalah teman-teman Ayahku, terutama para kolega bisnis nya. Belum lagi teman-teman Ibuku yang rata-rata adalah wanita-wanita kaya dan bisa kulihat dari tempatku sendiri bahwa wanita itu rata-rata pasti memandang teman dari sebuah kasta.

Pikiranku mulai berkecamuk. Aku masih tak menyangka. Kini aku berdiri dekat pintu gereja, mengenakan gaun putih yang pas melekat ditubuhku. Gaun putih panjang nan indah yang akan menghias tubuhku untuk berjalan di sebuah karpet merah gereja.

Degup jantungku meledak-ledak tak karuan, seakan ingin keluar dari tempatnya. Mataku pun tak henti-hentinya liar mencari seseorang yang ku kenal. Tanganku pun terasa dingin. Yang ada dipikiranku sekarang hanyalah bagaimana caranya aku pergi dari sini?

Aku Min Hana, umurku masih 21 tahun, dan aku masih kuliah semester 7. Pernikahan ini sudah direncanakan sejak aku masih berumur 13 tahun. Dan demi apapun aku tak bisa menentang perjodohan ini.

Orang yang akan dinikahkan denganku adalah Kang Daniel. Aku mengenalnya, tentu saja. Dia adalah seniorku di kampus. Namun ia sudah wisuda dan sudah bekerja menjadi wakil direktur di perusahaan Ayahnya.

Kang Daniel. Jika mengingat namanya, yang terlintas dikepalaku hanya pria aneh dengan berbagai ekspresi. Banyak gadis membicarakan ketampanannya, bahkan banyak yang bilang ia seksi, imut, manis, atau apalah itu aku tak peduli.

Kang Daniel yang kukenal adalah senior yang suka bergonta-ganti pasangan alias playboy. Bahkan tak jarang aku melihatnya mencium bibir seorang gadis di belakang kampus. Sungguh tidak tahu tempat.

Namun, yang perlu dibanggakan dari dirinya adalah ia mempunyai nilai ipk yang tinggi. Dan tak diragukan lagi ia sangat pintar, tak salah jika ia mempunyai banyak pengagumnya. Bahkan aku pernah mendengar bahwa ia punya sasaeng fans. Sungguh gila.

Beberapa menit lagi acara dimulai. Tanganku perlahan mulai mengeluarkan keringat. Kurasakan seseorang menepuk punggungku, ku lihat dia tersenyum padaku, mencoba menenangkanku. Dia adalah Kakakku, Min Yoongi.

“Hana, kau pasti bisa melakukannya meskipun aku tahu kau membenci situasi ini” ujarnya. Aku mulai menelan ludahku pahit dan aku segera menariknya menuju tempat yang lumayan sepi.

Kakakku agak heran dengan gerak-gerikku yang gugup ini. kini aku memegang kedua lengan kakakku dengan memohon sangat. Kakakku nampak kaget dengan pernyataanku, dia awalnya menolak mentah-mentah. Namun aku tetap pada pendirianku, membujuknya sampai ia membantuku.
“Kak, tolong aku. Aku akan melarikan diri dari sini!”

><><><><><><><><><

Kini disinilah aku. Berdiri di gerbang gereja sambil mengamit lengan ayahku dengan gugup. Ayahku nampak sangat tenang dan wajahnya itu memancarkan rasa bahagia. Tentu saja bahagia, ia akan menyatukan perusahaannya dengan perusahaannya Daniel. Dan menjadikan aku sebagai jaminannya. Good.

Ku lihat, Daniel tengah berdiri didepan altar, lengkap dengan tuxedo hitamnya, rambut kecoklatannya yang selalu terlihat berantakan itu kini di buat sebagus mungkin. Meninggalkan kesan tampan dan seksinya. Aku mengakuinya sekarang. Daniel tampak tampan dan bagai pangeran di depan sana, belum lagi ia tengah mengulas senyum tipis yang bisa saja membuatku luluh. Namun aslinya aku semakin ingin melarikan diri saja.

Ayah menyerahkanku pada Daniel, dan Daniel menyambutnya dengan senyum mengembang. Dasar munafik. Lalu kami berdiri berhadapan setelahnya, ia tampak tersenyum menyeringai dan itu membuatku menatapnya datar. Lalu kami berdua menghadap pastor di depan kami.

“.............. Kang Daniel, apakah kau bersedia untuk menikah dengan saudari Min Hana?”
“Ya, aku bersedia”
“............ Min Hana, apakah kau bersedia untuk menikah dengan saudara Kang Daniel?”

Dan pada saat itulah aku terdiam. Mataku menatap ke samping, dimana kakakku berada. Dia tampak bingung, namun setelahnya dia mengangguk padaku. Aku kembali menatap pastor. Semuanya terdengar hening, menunggu jawabanku yang selanjutnya.

“Maaf, aku tidak bisa” dan detik berikutnya aku berlari keluar gereja, meninggalkan banyak orang dan calonku tentunya.

Untuk kali ini saja, biarkan aku menyiapkan hatiku dulu.

><><><><><><><><><><><><>

Aku berlari menuju salah satu apartement di daerah Bandung. Tidak terlalu jauh memang dari Jakarta. Aku melarikan diri kesini karena satu alasan. Aku tak ingin ditemukan oleh siapapun dulu.

Disini adalah kota dimana aku selalu menggali ilmu. Aku kuliah di Bandung, tepatnya di daerah Lembang dan mengambil jurusan ilmu komunikasi.

Sebenarnya aku juga memiliki tempat tinggal disini. Lebih terlihat seperti Villa di lembang, namun tak mungkin aku kesana karena pasti aku ditemukan oleh Ayahku. Dan disini lah aku berada.

Orang-orang menatapku aneh. Mereka menyadari bahwa aku memakai kostum pernikahan dan mulai membicarakanku. Aku tahu ini terdengar memalukan, tapi kudengar mereka menjulukiku The Runaway Bride. Aku tak peduli itu, yang jelas sekarang aku berlari dan memasuki salah satu lift yang terbuka. Kemudian dengan cepat tanganku menekan tombol 10.

Tak lama setelahnya aku langsung berlari lagi menuju salah satu pintu, menyalakan belnya dengan tak sabaran sampai seseorang membukakannya untukku. Dia tampak kaget menatapku, namun aku langsung menyingkirkannya dari pintu dan segera masuk ke dalam apartementnya.
Are u crazy, Min Hana?” ujarnya tak percaya. Aku malah pergi ke dapurnya dan mengambil segelas air putih, lalu meminumnya dengan cepat. Setelah itu, aku ke ruang tamunya dan duduk disalah satu sofa. Ia tampak mengekoriku sambil sesekali menghela nafas tak percaya.
Tell me! What are u doing here?
I’m runaway from my fate

TBC

Hai. Ini debut story gue di wattpad. Sebenernya dari dulu udah suka nulis, dan gue baru berani post sekarang wkwkwk....

Kalo kalian mau kenal gue lebih dekat, kalian bisa folow akun instagram aku @realssc atau @sisc.aml.ing

Hope u like it, and dont forget to Vote and Comment:))

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Oct 28, 2017 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

SCAPPATO | Kang DanielHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora