"Plaaaaaakkk" Suara Tamparan yang begitu nyaring terdengar. Semua siswa yang ada di Kelas X 1 Kaget dengan suara tamparan tersebut.
"Lo itu harusnya pake malu dikit napa ? Lo itu nggak ada apa²nya di bandingin gue tau nggak ?
Lo itu cuma anak angkat Om gue, Jadi jangan lo berfikir lo itu sama kaya kita² ini, apa lagi kaya gue"
Bentak Jasmin Pada Sepupu angkatnya ( Sella ).
"Taee banget, Dasar Jalang, Nggak Punya Malu " Kata Sheren sambil Mendorong bahu Sella.
"Lo itu pantasnya jadi pembantu tau nggak ?? Keganjenan banget, Jalang Lo" Tambah Michiko Teman baik Jasmin dan Sheren.
" Udah Pergi sana, Ngapain terus di sini" Bentak Jasmin.
"Ih taee banget"
"Bugggh" Sella di dorong oleh jasmin .
_______________________
Kriiing...Kriiing...
Jam istirahat selesai.
"Gile Gue mah ogah masuk Matematika, Gue nggak bikin PR Lagi. Bangsat dah gue" Ucap Rio
"Eh , Bro Kita ini di kelas unggulan ingat dong. Biar Kita² ini begal yang penting soal ngejar ilmu itu Lebih penting bro" Ucap Dion
"Udahlah, nggak usah masuk, Lagian gue takut ama Mner kita yang galaknya minta ampun dah" Ucap Cristo
"Sejak kapan lo takut ama Mner ?
Biasanya lo sering amat tuh adu mulut sama Mner. Udah bosan yah ?" Tanya Rio Pada Cristo
"Eh maksud gue tuh bukan takut, Tapi kapok. Gimana nggak mo kapok, Mner Diam² Main Di rumah gue pas bokap ama nyokap ada di rumah, Trus gue di aduin deh pada ortu gue, Kan lo tau sendiri Gue takut ama ortu gue" Jelas Cristo
"Eh tolol, Otak lo di taruh di mana sih ? Otak lo di paake kagak sih ?
Lo gak mikir Panjang , Justru yg bikin ortu loh nambah marah sama lo karena lo Nggak masuk Matematika, Tolol amat" Ucap Dion
"Ok lah, Ayo kita masuk aja" Ucap Rio sambil membuang puntung rokoknya dan berangsur pergi di susul dion dan cristo.
*Kelas*
"Stand up Pleasee" Ucap Natan selaku ketua kelas, Dan di ikuti para siswa berdiri.
"Udah Brapa kali Saya Mengingatkan, Nggak Usah Pake salam² Gitu . Justru saya yang tamunya yang beri salam bukan kalian. Dan Ini sekian kalinya saya katakan ' Saya bukan guru bhs inggris, Nggak usah pake bhs Planet itu kalau di jam saya' Mengerti ?" Ucap Mner
"Ngerti Mner" Koor Siswa X 1 Terdengar Kompak
"Udah, Cepat duduk" Ucap Mner.
"Minggu lalu saya Suruh Buat Tugas Kan ?" Ucap Mner
"Ya Allah Gue lupa" Ucap Dion Ke Cristo
"Idih sebut nama 'Allah' baru ingat punya Tuhan ? Gue udah bilang kan, Nggak usah masuk . Mner itu galak orangnya , gile bangsat dah pokonya, Lo tau rasa. Suruh sapa sih kita masuk, Ya suruhan lo lah ." Ucap Cristo pada Dion, Teman sebangkunya. Dan Dion terlihat gelisah, Sambil Menggaruk tengkuknya yg tidak gatal.
" Idih, Gue mah ngizin aja ke Wc. Gue Rasanya mo pingsan dah kalo lama² di sini." Ucap Cristo
" Oh , Mau Izin Yah ? Udah Kamu pergi sana, Dan Nggak usah masuk pelajaran saya selamanya . Kita ketemu nanti di semester " Ucap Mner galak, Alhasil membuat Cristo Membalikkan badannya dan terkejut bahwa di hadapannya skarang ada Mner.
" Udah pergi sana " Usir Mner
" Makasih yah Mner" Cristo terlihat bahagia sekali.
"Bye.. Bye..." Ucap cristo keluar dari kelas.
_______________________
"Bruuuumm"
Suara Motor Mendekat Ke arah Sella.
" Michella Rain "?
YOU ARE READING
Strong
RomanceDi Buli? Hal yang tidak di sukai oleh siapa pun. Biasanya orang yang lebih di atas yang sering Membuli. Namun di balik itu, Ada yg dapat mengalahkan Buli tersebut Yaitu "Kesabaran". Biarlah Mereka Lelah dan bosan dengan kegiatan mereka yang selalu m...
