S.A.T.U

5 0 0
                                        

Typo bertebaran...
_______________________________________

"Hmmpffhh..."

Gumaman yang berulang kali dilakukan Key selama satu jam terakhir ini. Sebenarnya hal itu di lakukan Key untuk membuat kenyamanan pada diri sendiri bahwa pilihan yang telah di ambilnya hari ini adalah tepat.  Hari ini Key memutuskan untuk keluar dari rutinitas yang membosankan namun dibutuhkan untuk dirinya, yaitu BEKERJA.

Semalam Key memutuskan bahwa ia membutuhkan "me time" dan di wujudkannya hari ini setelah sebelumnya Key kirim sms ke atasannya bahwa hari ini ia tidak dapat masuk kerja kareba ada urusan mendadak, yaitu "me time". Berlari dari kepenatan pekerjaan sehari-hari walaupun hanya sesaat.

Setelah beberapa jam sebelumnya Key sibuk keliling kota tanpa tujuan yang jelas. Key akhirnya mengarahkan bettlenya ke salah satu kafe warnet.

Key menuju kafe warnet  MOMO yang tampak dari luar lumayan asyik untuk di kunjungi. Setelah memasuki ruangan pun Key tidak menyesal, Key seakan-akan langsung menyatu dengan suasana kafe tersebut. Apalagi Key memilih tempat di pojok ruangan, sehingga Key dapat melihat ke segala penjuru ruangan.

Setelah tiga jam browsing internet sembari ditemani satu porsi zupa soup, satu porsi sosis kentang dan dua porsi batagor serta empat botol teh dan sekarang saatnya Key untuk ke toilet. Key pun segera meninggalkan tempatnya.

Lima belas menit kemudian, saat Key kembali ke tempatnya lagi sehabis dari toilet, mendapati bahwa ada seorang pria di tempatnya dan jelas bahwa pria tersebut bukanlah pegawai kafe warnet ini karena pria itu tidak memakai seragam kafe. Pria itu sedang berjongkok didepan mejanya. Key langsung berfikiran negatif bahwa pria itu sedang berbuat tidak baik dengan barang-barang miliknya, karena tadi waktu ke toilet Key tidak terfikir untuk membawa sert dompet dan hapenya kecuali selembar tissu saja yang dibawanya. Hape dan dompetnya ada di dalam tas yang di biarkannya begitu saja di atas meja.

Saat Key mendekati mejanya, terlihat jelas bahwa pria itu baru saja melakukan sesuatu dengan hapenya dan hendak meletakkan hapenya kembali ke meja.

"Apa yang anda lakukan di meja saya?" Tanya Key datar sembari duduk kembali di kursi sofa dan mengambil hapenya yang baru saja diletakkan pria asing itu.

"Mengangkat telepon kamu". Jawab pria asing itu sembari melangkahkan kakinya meninggalkan meja Key. Key langsung menyusul pria asing itu.

"Apa?!! Ngangkat telepon saya?! Apa hak anda ngangkat telepon saya? Itu namanya melanggar hak dan privasi saya tau!!" Semprot Key marah karena kelancangan pria asing yang tidak tahu adat yang sudah berani-beraninya mengangkat telepon Key, dan dari siapa telepon yang diangkatnya ya?....dari teman atau dari rekan kerjanya atau....dari orang tuanya ya? Bisa gawat jika dari orang tuanya, apalagi yang angkat teleponnya adalah seorang pria...bisa-bisa hari ini Key di panggil pulang ke rumah keluarganya untuk di sidang untuk menjelaskan kronologis kejadian mengenai sosok pria yang mengangkat hapenya yang jelas-jelas Key sendiri tidak tau siapa pria itu. "Bisa berabe nih!!" Gumam Key dalam hati.

"Hey!! Kok pergi begitu aja?! Tolong jelasin sekarang juga siapa tadi yang telpon ke hape saya, terus kamu bilang apa aja ke si penelepom itu?" Key meminta penjelasan sembari menarik salah satu lengan pria asing itu.

#502#
tbc (25102017)
fevria

with you alwaysStories to obsess over. Discover now