Prolog

8 2 0
                                        


      Rasa penasaran yang sangat besar telah membuat seorang dewa kematian yang cantik dan anggun kehilangan segalanya, lalu apakah rasa penasarannya itu?

    "Huh, setiap hari adalah hari yang membosankan bagiku" itulah yang selalu aku katakan kepada teman-temanku Kaito dan Mai.

     "Aku bingung sama kamu Akira, masa diumur kamu yang sekarang kamu tidak tau apa itu cinta?" gumam temanku yang bernama Kaito, ia seperti sudah bosan dengan ucapanku tadi.
        
       "Cinta itu hanyalah kesalahan dari pemikiran manusia, aku tidak akan jatuh cinta sampai kapan pun" aku pun menjawab dengan tegas.
            
        "Jangan seperti itu Akira kalau kau berbicara seperti itu terus, nanti tidak ada yang mau dengan mu, bagaimana hidupmu nanti? Siapa yang akan mengurusmu? "Itulah tanggapan Mai terhadap perkataanku tadi, Mai adalah teman masa kecilku.

      Nama ku Akira, dan ditahun ketiga ku di SMA aku belum pernah dekat dengan perempuan, terkecuali dengan ibuku atau Mai                     
      "Ya, kalau itu sih sudah pasti karena mereka berdua selalu perduli dan perhatian dengan ku.
        
      Menurut ku tidak ada yang aneh dengan status ku sekarang, tapi entah kenapa aku selalu dianggap seperti orang aneh, dan aku sering sekali jadi bahan pembicaraan oleh perempuan di kelas ku, akan tetapi aku tidak mau peduli dengan itu semua, karena menurutku itu hanyalah gambaran yang ada dipikiran mereka tentang kehidupanku, tetapi hanya akulah yang tahu tentang kehidupanku yang sebenarnya, karena akulah yang menjalaninya, bukan mereka yang hanya bisa menyimpulkan sekilas tentang diriku.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 14, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

God of Death and False LoveStories to obsess over. Discover now