Aku yang pernah patah karenamu.
Mencintai tanpa dicintai.
Menyayangi tanpa disayangi.
Menginginkan tanpa pernah diinginkan.
Aku jatuh cinta sendirian.
Memendam rasa yang ingin terbalaskan.
Namun itu sebatas ingin, bagiku tidak akan pernah menjadi mungkin.
Perihal rasa, aku tidak pernah merencanakanya.
Dia hadir begitu saja.
Menyelinap di ujung hati yang kosong.
Mengukir satu nama disana.
Nama itu adalah kamu.
Terimakasih pernah membuatku patah, terimakasih telah membuatku sadar bahwa cinta dilalui dua orang yang memiliki rasa yang sama, bukan salah satu pihak saja.
