PROLOG

1.8K 91 21
                                        

Saat matahari menampakkan cahayanya,
Saat bumi menampakkan sebagian kegelisahannya,
Dan saat gulungan awan menampakkan tasbihnya pada yang maha kuasa,

Disanalah...

Tepat disanalah...

Aku berada diantara persimpangan.

Dimana kalbu ku tertutup oleh kabut.

Dimana sanubari ku tertutup oleh pirau.

Namun, sang Illahi tak pernah membiarkan hambanya sendiri

Saat fikiranku nanar, yang seakan mengaliri tiap darah dalam tubuhku
hingga membuatku sesak.

Melodi simfoni pun mengalunkan asma-Nya, yang membuai setiap jiwa yang haus akan ketenangan ini.

Tampaklah kuasa-Nya, namun...
Akankah nurani ini luluh?


***

Wahai Adam...

Wajah mana yang kau tampakkan kali ini, pada jiwa yang haus akan harapan...

Topeng mana yang kau kenakan pada
sukma yang haus akan hasrat ini...

Janji mana yang kau berikan, pada hati yang tengah kehilangan arah...

Pada dara keturunan Hawa...

•••

Tasbihmu di Langit Senja (Proses Revisi)Stories to obsess over. Discover now