Hujan pertama di bulan November mempertemukan Natasha dengan pria bermata sipit yang memiliki aroma angin.
Siapa pria yang memiliki aroma angin itu?
•Mark NCT
•Natasha
Ini cerita kedua yang aku post, tapi cerita sebelumnya aku apus karna aku males lanjutinnya :3
Iseng sadja bikin ginian buat ngilangin bosen gara-gara aku di rumah terus seharian. Trus juga lagi mood ngetik gara-gara liat updatean mantan yang galo karna pacar barunya. HAHAHA *tawa jahat
Semoga kalian suka yak hehe
Happy reading! (*⌒∇⌒*)
🍒🍒🍒
Hari pertama di bulan November, percikan hujan menyambut pagi yang dingin ini. Membasahi sepanjang jalan di kota Milan.
Natasha menunggu beberapa saat hingga hujan benar-benar berhenti. Ia duduk di teras sambil mengecek pemberitahuan di ponselnya. Ada tiga pesan yang bertengger di sana. Semua pesan itu dari perempuan-perempuan penggosip yang menanyakan hubungan Natasha dengan Radit yang baru saja berakhir.
Natasha hanya membaca pesan itu. ia juga tidak peduli jika harus berakhir dengan Radit si mata keranjang.
Hujan sudah berhenti, Natasha segera meraih tasnya dan mengikat tali sepatunya. Hari ini Natasha berjalan kaki untuk pergi ke sekolah, karena sepedanya sedang diperbaiki. Seperti biasa ia melewati jalan yang di kedua sisinya terdapat bangunan tua bertingkat, toko buah, butik, café, dan lain-lain.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Sepi banget." Natasha menyusuri jalan dan ia melihat-lihat keadaan di sekelilingnya. Di jalan ia hanya melihat tiga atau empat orang saja. Toko-toko pun belum ada yang buka. Sepertinya orang-orang malas untuk pergi ke luar.
Tiba-tiba langkahnya terhenti. Ia merasakan ada sesuatu yang menetes di dahinya. Air hujan!
"Oh shit!" umpat Natasha. Hujan kembali turun dan bodohnya Natasha lupa membawa payung. Ia hanya memakai sweater yang tidak ada penutup kepalanya.
"Oh Natasha! Kau benar-benar bodoh, siapa yang menularkannya kepadamu?" Natasha merutuki dirinya. Ia menutup kepala dengan tangannya sambil mencari tempat untuk berteduh.
Tapi, seketika air hujan tidak lagi membasahi kepalanya, padahal Natasha belum berteduh. Ia berbalik badan dan ia mendapati seorang pria seumurannya yang sedang memayungi dirinya.
Pria tinggi bermata sipit dan berkulit putih khas orang Eropa, sepertinya pria itu blasteran.
Natasha memandang pria itu tanpa kedip. Wait! Kenapa dia mirip Radit? Matanya sipit. Ah mungkin karena sipit jadi aku menganggap mereka terlihat mirip. Bantin Natasha.
Natasha tersadar, pria itu memiliki aroma angin. Aroma angin? Ntahlah, hanya Natasha yang paham bagaimana aroma angin itu.
"Hey seragam kita sama. Hehe" pria itu tertawa singkat. Manis.
"E-eh iya sama. Tapi aku tidak pernah melihatmu. Kau murid baru?" Natasha mencoba mengingat wajah murid di SMA nya, tapi ia tidak pernah melihat pria itu.
"Iya." Ucapnya sambil mengangguk. Natasha dan pria itu menyusuri jalan bersama-sama. Pria itu sesekali melirik Natasha, dan begitu juga dengan Natasha.
"Ya ampun, kenapa manis sekali pria ini." Natasha mengucap pelan nyaris tak terdengar. Ia senyum-senyum sendiri seperti orang gila.
Di sepanjang jalan mereka berdua tidak ada yang memulai pembicaraan. Yang terdengar hanyalah suara rintik hujan dan suara langkah kaki mereka.
Natasha dan pria itu akhirnya sampai di depan gerbang sekolah dan seketika hujan pun berhenti. Natasha mengucapkan terimakasih dengan pipi merona ketika menatap pria itu. Kalau saja tidak ada pria itu, ia sudah basah kuyup saat sampai di sekolah.
"Sampai bertemu di kelas, Natasha!" Pria itu melambaikan tangannya sambil berlari ke arah ruang kepala sekolah.
Sebentar, sebentar, bagaimana dia bisa tau namaku? Dan memangnya kita akan sekelas? Natasha bertanya- tanya, bagaimana pria itu tau namanya, berkenalan saja belum.
🍒🍒🍒
Segini dulu yak, nanti dilanjut lagi huehehe
Maapin tulisan yang berantakan, kurang ngena, atau apalah itu. Aku masih newbie wqwq Dan mohon saran-sarannya supaya bisa buat yang lebih Bagus lagi dari ini :v
Jan lupa vote and comment yaaa gaes! Biar akunya tambah semangat lanjutin. ヾ(^-^)ノ