Barang siapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya.
HR.Abu Dawud.
Waktu seakan berhenti , sejenak aku buru-buru melakukan koreksi kilat tentang apa yang kurang pada diriku atau tentang apa yang selama ini menjadi kelemahanku dalam berbakti padamu. Ya Allah wanita mana yang mau berbagi suami?? Wanita mana yang bahagia ketika suaminya meminta ijin untuk menikah lagi?? Bahkan jika kenyataan ini berbalik , sanggupkan engkau suamiku ???
Imanku mengatakan aku mampu , aku bisa merelakanmu. Meski sebagian hati dan logikaku berkata tidak.
Pernikahan kita adalah tentang kita. Tentang aku dan kamu. Lantas kini engkau ingin membawanya untuk ada berada diantara kita ??? Apakah selanjutnya kita akan tetap bahagia???
***
Sorry kalau banyak typo :)
Slow update ya guys
Surabaya , 12 ags 2017
VOUS LISEZ
Lillah
SpiritualitéMenurutku bukti dari sebuah Cinta adalah Pernikahan. Bukan inginku menyakitinya, aku hanya tak ingin larut dalam dosa. - Athafariz Hizam Munafik jika aku mengatakan "aku baik baik saja", namun aku bisa apa ketika Allah saja mengakatakan IYA?! Be...
