İçerik Kurallarımızı güncelledik.
Hikâyeleri güvenli bir şekilde paylaşmaya devam etmek için en güncel kuralları inceleyin.

part 1

56.1K 1K 10
                                        

Kelyn agurera

Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.


Kelyn agurera

Kelyn agurera

Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.


Gabriel

Gabriel

Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.

Zara

Cleo

Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.

Cleo

Itu dia sedikit gambaran para aktor di cerita ini wwkwkwk

Kelyn pov

pagi yang cerah berhasil menyinari kota metropolitan ini dengan baik,sehingga penghuninya dapat melakukan aktivitas mereka dengan baik,begitu juga denganku,aku melangkahkan kakiku dengan semangat ke dapur tempatku menghabiskan waktuku.

"pagi chef" sapa para koki yang sedang sibuk menyiapkan bahan untuk diolah

"pagi"balasku dengan semangat "menu utama hari ini pyongyang cold noodles dan tteokbokki"ucapku

"bagaimana dengan kimchi yang sisa chef?"tanya dira asistenku,aku melihat kimchi yang tersisa "apa kalian tidak berniat mencicipinya?"tanyaku,wajah mereka berubah menjadi sumringah tersenyum lebar

"kalian boleh membawanya"lanjutku

"baik chef"ucap mereka serentak lalu melanjutkan tugas masing-masing

"bulgogi meja 3, sinseollo meja 7, tofu bap meja 9,pyongyang cold noodles meja 13"teriakku

"ok chef"jawab mereka lalu menyalakan api

"chef meja 7 meminta chef yang menyajikan sinseollonya"ucap tika salah satu waiters,aku menganggukkan kepalaku mengerti,terkadang ada pelanggan yang sengaja memintaku untuk menyajikan pesanannya dengan tanganku sendiri

"fire..."teriakku kemudian semua kompor menyala secara bersamaaan,bagiku itu itu seperti kembang api malam tahun baru,api menyala secara bersamaan,aku pun mengayunkan tanganku dengan lihai lalu menyajikan sinseollo buatanku dengan baik lalu menghantarnya

"aunty...!"uapku kaget saat melihat orang yang memesan sinseollo adalah pemilik dari restoran ini sendiri

"kamu kaget ya?"tanyanya

"aku fikir tamu yang biasanya"ucapku sambil meletakkan sinseollonya

"tadi aunty gak sengaja lewat,jadi mampir sebentar,udah lama gak makan masakan kamu"ucap aunty sabila

"auntykan bisa memintaku datang kerumah,gak perlu nunggu ngantri gini"ucapku melihat restoran yang penuh dengan pelanggan

"gak apa-apa,aunty ingin suasana yang berbeda"ucap aunty sabila

"kalau begitu aku kembali kerja ya aunty"ucapku lalu meninggalkan wanita paruh baya itu

pelanggan yang datang hari ini lebih banyak dari sebelumnya,wajar saja restoran cabang ini belum lama dibuka dan menunya pun berbeda dengan retsoran pertama,menu disini khas korea jadi banyak yang penasaran akan rasanya, jam 10 malam pelanggan sudah kami tolak karena jam kerja sudah habis.

"huuffss hari ini memang gila, waktu istirahat kita sangat minim"ucap dina saat kami mengganti seragam

"wajar saja,inikan weekend"ucap tika

"saya pulang deluan ya,jangan lupa kunci restoran dengan baik"ucapku

"chef gak ikut minum?"tanya dina,aku hanya menggeleng saja, seperti biasanya jika weekend para koki dan yang lainnya akan pergi minum bersama untuk melepas lelah,terkadang aku ikut jika aku tidak mengantuk,seharian bekerja membuatku lelah dan ingin cepat-cepat tidur.

"lyn..."panggil om albert suami aunty sabila,aku sudah tahu tujuan om menelfonku,seperti biasanya ini adalah surga bagiku dan yang lainnya

"apa ada kendala lyn?"tanya om albert

"kendala di pekerja sih tidak ada om,hanya saja barang yang masuk kadang telat"jawabku

"entar om minta mereka memperbaiki pelayananya,kalau ada masalah kabari om ya"ucap om albert

"siap om"

"apa pelanggan sedang banyak? jika tidak hari ini kamu ke restoran pertama,bantu mereka,pendapatan disana sedang menurun,suruh mereka tutup lalu menata ulang restoran,kalau selesai kita akan rapat"

"baik om"ucapku lalu menutup panggilan,apa om lupa hari ini saatnya gajian? tidak biasanya om lupa,ah bodo amatlah,sebaikanya aku mengindahkan amanat om,aku harus kerestoran utama untuk membantu mereka.

segini dulu ya hehehe,maklum saya baru belajar membuat cerita,jangan lupa komen jika ada yang kurang ya,eitts jangan lupa juga baca selanjutnya

Dia kakakku dan juga suamikuBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin