Hujan lebat malam itu membuat Prak Jimin seorang Namja yg periang kesusahan, ya.. Dia lupa tidak membawa payung, ia menunggu Bis dihalte sembari berteduh dari hujan yg lebat itu.
"Aish.. Ini sudah jam 12.00, jam segini mana mungkin ada Bis? Ah.. Sudahlah aku tunggu saja, siapa tahu ada Takxi."
Ucap Jimin sambil duduk dikursi halte, sesekali ia memainkan kakinya.
Nampaknya bukan hanya Jimin saja yg kehujanan saat itu, seorang Yeoja tengah berlari menuju halte, dimana saat ini Jimin berteduh.
"Hufh.. Brrrr.. Dingin sekali," ucap Yeoja berambut panjang itu dengan pakaian feminimnya.
Jimin hanya memandangi Yeoja yg tengah berdiri itu.
Terlihat Takxi yg tengah mendekat kearah mereka berdua.
Jimin segera berdiri dan membuka pintu Takxi tersebut.
Tetapi tangan Jimin bersamaan dengan Yeoja yg tadi berdiri disampingnya itu. Lantas Jimin segera melepas tangannya, kelihatannya ia salting.
Tanpa berfikir panjang Yeoja itu segera masuk kedalam Takxi itu.
Jimin kelihatan kesal dengan perlakuan Yeoja itu. Takxi itu segera mengegas dari halte itu, Jimin menendang botol air mineral didekatnya saat itu.
"Apa ini cara Yeoja melakukan seorang Namja yg berniat menolongnya? Seharusnya dia mengatakan sesuatu sebelum pergi! Ya! Dasar bodoh!" Gumam Jimin kesal.
Jimin kembali duduk dikursi halte itu sambil memanyunkan bibirnya.
Tak terasa sudah terlalu lama Jimin berada dihalte itu, dan apa yg terjadi? Dia ketiduran.
***
Buk!
Nampak seorang yeoja kecil dengan membawa lolipop mendekat ke Jimin yg sedang tertidur saat itu, seraya memukul pundak Jimin.
Jimin tersentak dan sadar dari tidurnya itu, ia mengusap kedua matanya dengan tangan, matanya sedikit susah dibuka.
"Kau tertidur disini kakak, apa kau seorang pengemis?" tanya Yeoja kecil itu sambil mengemut lolipopnya.
"Ha! Tidak aku bukan seorang pengemis.. Aku hanya lama menunggu Takxi dihalte ini.. Jadi aku tertidur karena kelelahan,"
Jawab Jimin dengan senyum manisnya itu.
"Jung Hana! Ayo pulang!" nampaknya Yeoja kecil itu dipanggil oleh eommanya, ia segera menoleh dan.. Sebelum ia pergi, ia memberikan Jimin lolipop lalu berlari pergi menghampiri eommanya, dan melambaikan tangan mungilnya itu pada Jimin, tentu Jimin dengan senang hati membalas lambaian itu dengan senyum dan lambaiannya.
Jimin memandangi lolipop itu sejenak, dan sebuah Bis tepat berhenti di halte dimana Jimin tertidur tadi.
Jimin segera bangkit dari duduknya dan berjalan mesuk kedalam Bis itu. Jimin segera duduk, ia kemudian menyandarkan kepalanya sejenak, dan menghela nafas.
"Hufh.. Astaga.. Pasti eomma akan marah, hmm.. Tenang, aku bisa bilang yg terjadi semalam,"
Ucap nya seraya membuka bungkus lolipop itu dan mengemutnya.
***
Jimin sudah sampai dihalte ke dua, ia segera turun dan memberikan uang kepada sopir.
Ia segera berjalan di gang sempit dekat toko buku yg setiap hari buka hari minggu itu. Hari itu sangat ramai.
Bruk!
Jimin tak sengaja menabrak seseorang yg keluar dari toko buku itu. Jimin segera menolong Yeoja itu berdiri, Jimin tersentak,
Bukankah dia Yeoja yg semalam bersamaku -Jimin
Yeoja itu segera melepaskan tangan Jimin yg memegangi pundaknya.
"Aish.. Kau taruh mana sih matamu?" ucap Yeoja itu dengan nada tinggi.
"Ha! Bukankah kau yg semalam bersamaku dihalte Bis?!"
Ucap Jimin dengan nada tingginya.
"Ya! Memang kenapa?"
"Kau! Dasar Yeoja tak tahu malu!"
"Ya aku memang tak tahu malu! Apa urusanmu? Menyingkir dari hadapanku! Aku mau pergi!"
"Tidak!"
Yeoja itu terdiam sejenak, tiba-tiba Yeoja itu menendang tepat dibagian anunya Jimin*ehehehe
"Au!!" tentu saja Jimin berteriak kesakitan, Yeoja itu pergi dengan santainya ia tersenyum manis tanpa sepengetahuan Jimin.
Jimin menahannya, wajahnya memerah, banyak orang yg melihat Jimin saat itu. Karena merasa malu, Jimin segera pergi.
"Dasar Yeoja Judes!!"
TBC
OK.. OK.. JAN LUPA VOMENT..
AUTHOR BINGUNG MAU NGOMONG APA!
YOU ARE READING
Judes (JIMINxYUJU)
Fanfiction"Ya! aku lakukan semua ini untukmu! lalu untuk siapa lagi!? apa mantan busuk itu? tidak mungkin aku melakukannya! aku sangat ingin kau menerimaku! aku lakukan semua ini untukmu! apa kau tak tahu?" Namja itu semakin geram, karena nampaknya Yeoja itu...
